Sekilas Pilipinas

Summer Escape Route

Berkah dari traveling adalah bisa melihat langsung isi daleman tempurung langsung dalam tempurungnya. Bukan dari luar tempurung dengan binocular. Jadi pengalaman yang lebih nyata didapat. Perjalanan saya dan Lidah Naga ke Filipina kemarin pun lumayan bisa melihat gambaran negara yang sering dikata ‘out of tunes’ dengan tetangga-tetangga Asia Tenggara.

  • Saat hendak bepergian ke Filipina melalui penerbangan internasional, maka petugas check-in penerbangan menanyakan onward ticket keluar dari Filipina. Jadi saat check-in diusahakan udah megang tiket balik atau keluar dari Filipina.

  • Saat di Imigrasi, onward ticket tersebut bakal ditanyakan dan bakal distempel juga berikut tanggal maksimal kita berada di Filipina dengan free-visa
  • Umumnya sebelum landing kita udah dibagikan kartu imigrasi kedatangan dan keberangkatan negara yg mau kita kunjungi. Namun kalau mau memasuki Filipina, kita cuma diberi kartu kedatangan. Kartu keberangkatan diisi di bandara sebelum kita meninggalkan negara ini.
  • Tips di Bandara-bandara Filipina: PAKE SANDAL. Karena alas kaki pun masuk ke scanner, maka menggunakan sepatu bakal lebih repot kecuali sepatu bertipe loafer.
  • Ada beberapa jenis retribusi di Bandara. Sebagai orang asing, kita cuma dikenakan Airport Fee. Travel Tax hanya berlaku buat warga negara Filipina dan Balikbayan yg hendak bepergian ke luar negeri. Jadi kalau petugas nyuruh bayar Travel Tax, tunjukkin paspor kita jangan wajah kita yg mirip Pinoy itu :p
  • Toilet di sini sebagian besar berjenis toilet kering tanpa ada semprotan. Cuma toilet dan tisu aja yg tersedia di bilik. 8 hari disana, saya cuma nemu toilet yg ada semprotan di Villa Angela doang. Jadilah kemana-mana selalu bawa tisu basah, tisu kering, toilet seat cover, hand sanitizer, dan botol air mineral.

“pengaman di toilet”

  • Para Filipino ini makan menjunjung tinggi tata krama banget. Selalu menggunakan sendok & garpu bahkan di restoran fast food. Dan sendok garpu yg disediakan pun kebanyakan dari logam, jarang yang plastik. Saat di McDo Laoag, saya makan ayam pake tangan dan langsung menuai tatapan mengerikan dari pengunjung lain. hehehehe.
  • Kalau fast food di Indonesia kebanyakan menyediakan minuman orange juice, di sana menyediakan pineapple juice sebagai alternatif. Kalau gak salah dipasok oleh merk Tang. Dulu Tang ini berjaya juga di Indonesia sebelum Nutri Sari merajalela. Kemana yah mereka sekarang?
  • Jangan ngarep selesai makan di restoran se-penjuru Filipina bisa pake toothpick kecuali di Chinese Food resto. Malah, kita pernah liat pernah liat peringatan di meja sebuah resto yg, menurut saya sih, bernada sedikit rasis. Yang kira-kira berbunyi : “maaf, anda dilarang menggunakan toothpick dan kami pun tidak menyediakan toothpick karena kami bukan restoran Chinese serta gak semua tamu di sini adalah Chinese”. Rrwwweeeerrrr.

Yam Ice Cream

  • Filipino ini taat ngantri. Mau ngantri sepanjang apapun kayak antrian taksi di Mall of Asia ataupun di Bandara bakal dijabanin dengan kalem. Gak ada yg ricuh pengen buru-buru. Kalau ada yg nyalip, mereka gak mencak-mencak cuma sekedar ngasi tatapan dingin secara massal dan sporadis.
  • Kalau di sekitar Selat Malaka (Malaysia, Singapura, sebagian Sumut & Riau) istilah Ice Tea & Hot Tea diucapkan maka mendapatkan Teh Tarik atau Teh Susu, maka default tea disini adalah Calamansi Tea. Calamansi Tea ini teh dengan rasa jeruk kalamansi (kasturi).
  • Pemandangan paling seru kalau naik pesawat di Filipina adalah saat kita dapet tempat duduk di pinggir jendela dan menghadap ke apron. Niscaya bakal melihat tradisi unik ground crew yg selalu berbaris sambil dadah-dadah ke arah pesawat. Lucu banget tiap lihat pemandangan ini. Jadi gak usah sedih kalau kita sebatang kara berjalan-jalan di Filipina, berasa ada keluarga yg nganter :D
  • Sadar berada di negara tropis, penduduknya banyak yg berpayung ria dari ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda-pemudi, dan anak kecil saat berjalan kaki di bawah terik matahari. Jangan heran liat white collar menuju kantor di Makati City pada berpayung dan pake sunglasses, karena memang saat musim panas Manila bisa bersuhu 36-38 derajat Celsius.
  • Filipino ini ramahnya suka gak ketulungan. Para pekerja di sektor jasa juga ramah, informatif, dengan karakter yg bubbly. Berapa kali kami tertawa karena celetukan para pelayan di restoran atau di toko. Sesuatu yg jarang saya dapat di Malaysia yg kurang ramah atau di Singapore yg pelayanannya terpolarisasi (dicuekin atau dipepetin terus menerus) tanpa bisa menemukan titik happy medium.

National Dessert : Halo-halo

Metro Manila map

M A N I L A

Selain Filipina secara keseluruhan, Manila sebagai ibukotanya juga mempunyai hal-hal menarik salah satunya mengenai komposisi Manila itu sendiri. Manila sendiri sebenarnya hanya kota sebesar 38 km sq… yah paling-paling cuma 1/2 Jakarta Pusat. Tapi jika bicara tentang wilayah metropolitannya, maka kita harus merujuk ke Metro Manila yang terdiri dari 17 kota dengan luas 630 km sq. Kira-kira sebesar provinsi DKI Jaya atau sebesar negara Singapura. Metro Manila termasuk dalam metropolitan area terbesar di Asia dan dunia.

Layaknya wilayah metropolitan lain, Metro Manila pun terbagi-bagi dari CBD, suburbia, dan wilayah industri. CBD terdapat di Makati City (Makati CBD), Mandaluyong & Pasig (Ortigas Center), dan yg paling gress Bonifacio Global City (Taguig City). Sementara Manila dan Quezon (eks-ibukota negara) terkenal dengan sejarahnya. Transportasi dalam kota di Metro Manila banyak menggunakan bus, jeepney, LRT, dan MRT.

Proyek transportasi massal LRT & MRT di Metro Manila masih kalah tenar dari Singapore MRT, Bangkok BTS, atau KTM Komuter Kuala Lumpur. Tapi sejatinya, LRT Manila adalah yg pertama di Asia Tenggara. Ada 3 rapid line di Metro Manila : 2 LRT (Yellow Line & Purple Line) dan MRT (Blue Line). Kalau ingin berkeliaran di Pasay, Manila, Paranaque, dan Quezon City monggo make LRT Yellow Line yg membentang dari utara ke selatan. Kalau LRT Purple Line membentang dari barat ke timur melewati Manila, San Juan, Pasig, Marikina, & Quezon City. MRT Blue Line ini sebenarnya masih mirip dengan LRT dan kurang mirip dengan Singapore MRT, namun service yg ditawarkannya sekelas MRT dengan frekwensi yg teratur dan armada yg lebih baru. MRT Blue Line ini ‘menempel’ di jalan EDSA (Epifanio Del los Santos Avenue) dari Pasay, Makati, Ortigas, sampe Quezon City dan melewati beberapa CBD. LRT Yellow Line dan Purple Line berjalan di elevated railway sedangkan jalur MRT Blue Line sebagian berada di elevated area dan sisanya underground area. Sebelum masuk ke stasiun LRT/MRT, bawaan kita bakal diperiksa oleh petugas keamanan dengan memisahkan barisan cewek dan cowok. Jadi yg bukan mahramnya, pisah dulu yeeee.

Manila LRT & MRT

Satu hal yg unik di Manila tentang transportasinya adalah tentang terminal bis. Di Manila gak ada terminal bis terpadu semacam Kampung Rambutan, Pulo Gadun Gadung, atau Lebak Bulus. Masing-masing perusahaan operasi bis memiliki terminal sendiri DAN berdasarkan jurusannya. Bisa jadi letak terminal bis Partas yg jurusan ke arah utara beda dengan bis Partas ke arah selatan. Jadi para P.O bis seperti Philtranco, Partas, Victoria Liner, atau Florida mempunyai lebih dari 1 terminal di dalam Metro Manila. Kurang efeisien yah. Kalau yg udah pada pernah ke kota Medan, pasti pada ngeh dengan sistem ini karena gak jauh beda. Bis mengarah ke utara terminalnya berada di Jl Gatot Subroto, sedangkan bis yg mengarah ke selatan banyak terminalnya berada di Jl Sisingamangaraja dan pada punya terminal masing-masing.

LRT Yellow Line

GONO-GINI PILIPINAS TRIP

Intra-city Ticketing

MES » KUL, AirAsia = Rp 65.000

KUL » SIN, AirAsia = RM 20 (Rp 60.000)

SIN » MNL, Tiger Airways = SG$ 145 (Rp 1.015.000)

MNL » CEB, Cebu Pacific = PhP 738 (Rp 160.058)

TAG » MNL, AirPhil Express = PhP 376 (Rp 80.000)

MNL » LAO vv, Cebu Pacific = PhP 1.718 (Rp 370.838)

CRK » KUL, AirAsia = PhP 3170 (Rp 635.000)

KUL » MES, AirAsia = RM 62 (Rp 186.000)

Cebu » Tagbilaran, Weesam Express, 1st Class = PhP 600 (Rp 120.000)

Manila – Cebu tix

Manila – Laoag tix

Airport Tax

  1. Polonia = Rp 75.000
  2. LCCT-KL = RM 25 (Rp 75.000)
  3. Budget Terminal Changi = SG$ 18 (Rp 126.000)
  4. Manila T-3 NAIA Domestic = PhP 200 (Rp 40.000)
  5. Tagbilaran = PhP 20 (Rp 4.000)
  6. Manila T-3 NAIA Domestic = PhP 200 (Rp 40.000)
  7. Laoag = PhP 40 (Rp 8.000)
  8. Clark, Angeles City – International flight = PhP 600 (Rp 120.000)
  9. LCCT-KL = RM 25 (Rp 75.000)

Total Ticketing & Airport Tax : Rp 3.254.896 untuk 9 penerbangan dan 1 pelayaran. *langsung semaput liat ngecek tagihan CC*

AirPhil Express tix

Buses & Trains… and Taxis

Day-1 : Manila

  • Taxi, NAIA Airport » Makati Apartelle = PhP 210
  • Taxi, Makati Apartelle » Rizal Park & Intramuros = PhP 400
  • Jeepney, Intramuros » Quaipao = PhP 16
  • LRT Yellow Line, Corriedo Station » EDSA Station = PhP 30
  • MRT Blue Line, Taft Station » Magallanes = PhP 20
  • Jeepney, Magallanes » Makati Apartelle = PhP 16
  • Jeepney, Pasong Tamo » EDSA-Taft Avenue = PhP 16
  • Jeepney, EDSA-Tast Ave » SM Mall of Asia = PhP 16
  • Taxi, SM MoA » Makati Apartelle = PhP 150 (incl. tips sukarela)

Day 2 : Metro Manila

  • Jeepney, Makati Apartelle » Magallanes MRT Station = PhP 16
  • MRT, Magallanes » Ayala = PhP 20
  • Bus, Fort Bus (Bonaficio City inter-bus) = PhP 24
  • Taxi, Manila-USA Cemetery » Greenbelt Mall = PhP 120
  • Taxi, Ayala Center » PhP 100 (incl tips sukarela)

Day 3 : Manila » Cebu

  • Taxi, Makati Apartelle » Airport T-3 NAIA = PhP 80 (+ tips PhP 20 krn msh pagi2 buta)
  • Taxi, Cebu Airport » Cebu Port Pier 4 » Cebu downtown = PhP 280
  • Taxi, Fuerza San Pedro » Ayala Center = PhP 100
  • Taxi, Ayala Center » Crown Regency Hotel (Sky Adventure) = PhP 100
  • Taxi, Sky Adventure » Cebu Port Pier 4 = PhP 80
  • Hotel transfer, Tagbilaran port (Bohol Island) » Alumbung Alona Resort (Panglao Island) = PhP 600

Day 4 : Bohol Islands

  • Ojek, Alumbung Resort » Terminal = PhP 60
  • Bis, Terminal » Tagbilaran downtown = PhP 50
  • Tricyle, Tagbilaran » Dao Terminal = PhP 75
  • Bis (Fatima), Dao Terminal » Sagbayan Market = PhP 120
  • Ojek, Sagbayan Market » Sagbayan Peak = PhP 60
  • Ojek, Sagbayan Peak » Sagbayan Market = PhP 60
  • Bis, Sagbayan » Carmen = PhP 60
  • Ojek, Carmen » Choco Hill vv = PhP 100
  • Bis, Carmen » Tagbilaran = PhP 100 (eh, lupa ding..sekitar segini lah)
  • Tricyle, Tagbilaran (Bohol Island) » Alumbung (Panglao Island) = PhP 300

Fuerza San Pedro, Cebu City

Day 5 : Tagbilaran » Manila » Vigan

  • Tricyle, Alumbung (Panglao Island) » Tagbilaran (Bohol Island) = PhP 300
  • Tricyle, Tagbilaran downtown »Tagbilaran Airport = PhP 50
  • Taxi, T-3 NAIA » SM Ayala = PhP 200
  • Taxi, SM Ayala » T-3 NAIA = PhP 140
  • Tricycle, Laoag Airport » Partas Bus Terminal = PhP 150
  • Bis (Partas), Laoag » Vigan = PhP 282
  • Tricycle, Vigan Public Market » Villa Angela = PhP 70

Day 6 : Vigan

  • Tricycle, Vigan » Bantay vv = PhP 200 (ongkos PP + tips nungguin +/- 40 menit)

Day 7 : Vigan » Laoag » Manila

  • Tricycle, Villa Angela » Partas Bus Station = PhP 50
  • Bis (Partas), Vigan » Laoag = PhP 282
  • Rental mobil (10 pagi s/d 6 sore) = PhP 3500 (incl bensin & supir)
  • Tricycle, Jolibee Laoag » Laoag Airport = PhP 150
  • Taxi, T-3 Airport »IMAX Cinema, SM Mall of Asia = PhP 200

Day 8 : Manila » Clark

  • Taxi, SM Mall of Asia » Resort World Manila = PhP 150
  • Taxi, Resort World Manila » Philtranco bus station = PhP 100 (incl tips,krn ngangkut pagi2 buta)
  • Bus (Philtranco), Pasay-Metro Manila » Diosdado Macapagal Int’l Airport (Clark, Angeles City) = PhP 900

Lovely Evening in Vigan

Hostels

  • Makati Apartelle (2N), PhP 1.970
  • Alumbung Living (2N), PhP 2.900
  • Villa Angela, Vigan (2N), PhP 3.000

Admission Fee

  • Choco Hills – Sagbayan Peak = PhP 60 (Php 30/org)
  • Choco Hills – Carmen = PhP 100 (PhP 50/org)
  • IMAX 3D tix = PhP 700 (PhP 350/org)
  • Greenbelt Cinema 3D (minggu) = PhP 600 (PhP 300/org)
  • Sky Adventure-Cebu =PhP 2000 (PhP 1000/org)

TOTAL PENGELUARAN (Penginapan, Transportasi & Rental mobil, Tiket masuk) = PhP 21.433.

Semua pengeluaran di Filipina itu untuk berdua. Jadinya kalau dibagi untuk per-orangnya sekitar : PhP 10.717 atau sekitar Rp 2.143.300. Tapi itu belum termasuk makan sehari-hari, cemilan di perjalanan, beli souvenir, dan belanja perintilan yah.

Oh iya, kemarin sewaktu di Filipina saya ditanya temen saya pake layanan apa buat ponsel? Karena saya pake XL Prabayar dan handset saya Blackberry, jadi gak ada layanan kerjasama BIS selama disana. Kalau XL Pascabayar sih ada…dan free 9 hari. Saya terpaksa beli nomor lokal seharga PhP 50 dan isi ulang PhP 350 untuk layanan BIS selama seminggu yg dikenakan tarif PhP 300. Lumayan mahal yah layanan disana, Rp 60 ribu untuk seminggu doang. Operator yang saya pakai SMART Buddy. Koneksinya jauh dari mengecewakan. Bahkan di pelosok Pulau Panglao yg letaknya entah di sebelah mananya Filipina pun sinyalnya kenceng banget. 30 menit di kapal dari Cebu Port pun masih bisa dapat sinyalnya.

Villa Angela

Singapore & Malaysia

  • EZ Link Card = SG$ 12 ($5 untuk kartu, deposit $7)
  • Left Baggage (Terminal 2) = SG$ 3.2
  • Tune Hotel, Downtown Kuala Lumpur (1N) = RM 116 (RM 58/org)
  • SkyBus, LCCT-KLIA » KL Sentral = RM 9
  • Taxi, KL Sentral » Tune Hotel = RM 13
  • Monorail, Medan Tuanku » Bukit Nanas vv = RM 2.4
  • LRT, Dang Wangi » KLCC vv = RM 2.6
  • Monorail, Medan Tuanku » Titiwangsa = RM 2
  • LRT, Titiwangsa » Mesjid Jamek = RM 2
  • LRT, Mesjid Jamek » Dang Wangi =RM 1.2
  • Monorail, Bukit Nanas » Medan Tuanku = RM 1.2
  • Monorail, Medan Tuanku » KL Sentral = RM 2
  • KLIA Transit, KL Sentral » LCCT-KLIA = RM 12.5

Total Pengeluaran di Singapore & Malaysia = +/- Rp 430.000. Tapi ya itu tadi, belum termasuk makan sehari-hari, jajan, dan beli cinderamata yah.

Max’s traditional chicken

Hmmm.. sambil ngetik ini, masih teringat momen-momen liburan selama di Filipina. Negara yang tak seburuk publikasi dan reviewnya. Kalau ada rezeki, Insya Allah tahun depan mau ke sana lagi deh… Visayas & Luzon udah. Gimana kalau mengembara ke Palawan & Mindanao? hyuukkk.

Ticket Hunter

About these ads

8 thoughts on “Sekilas Pilipinas

  1. Eh ya lupa

    kita mah gak pengen soooookkkk dibilang bagpacker dgn nyengsarain our temple ya, yg penting kan nyaman dan masih affordable dan reasonable ..

    capcus …

    • my body is my temple. and sometime, my temple wants cheesecake, egg benedict, and a sip of blended juice :D
      ya kalo dapet Mini apartment seharga 200rb semalem mah ngapain nginep di hostel. lagian kalo ga rental mobil segitu, bisa2 balik ke Indonesia badan gue remuk banget. wong masih pake rental aja di KL remuk redam tidur 8 jam

  2. Mantap ‘kali ah postingan ini ..

    *ih telat banget baru baca sekarang ..*

    Tapi, boleh ya ikutan pingsan ngeliat budget nya .. *ngitung tabungan*

    • yo aku aja pingsan kok bisa nabung juga segitu. tapi itu lumayan murah dibanding apa yg didapet lah. gak merusak diri sendiri juga. 3,5 jeti untuk 9 penerbangan (2 diantaranya 4 jam) terhitung murah juga sih.

  3. hi… mau nanya, kalau dari bandara sendiri ke pusat kota atau ke penginapan transportasinya apa ya? apa ada semacam damri seperti di jakarta? terima kasih….

    • Mas dari Terminal berapa?

      Kau dari Terminal 3, ada shuttle ke stasiun MRT-3 Taft Avenue/stasiun LRT-1 EDSA. Dari situ bisa naik MRT/LRT kalau bawaannya dikit. Kalau dari terminal lain mesti naik Loop Bus yg keliling Terminal 1-2-3.

      Selain itu cuma ada taksi argo & fixed-rate taxi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s