Bonifacio Global City (Metro Manila)

Kalau ditanya di bagian mana dari Metro Manila saya paling suka menghabiskan waktu? Bonifacio Global City pasti termasuk urutan 3 teratas. Dulunya area ini dikenal dengan nama Fort McKinley dan kemudian diubah menjadi Fort Bonifacio untuk menghormati pahlawan lokal. Sampai sekarang pun istilah “The Fort” masih sering digunakan untuk merujuk distrik yang masuk wilayah Taguig City, Metro Manila.

BGC Map (taken from Wikipedia)

BGC Map (taken from Wikipedia)

BGC (Bonifacio Global City, bukan Belanja Grosir Cililitan) adalah versi utopis Manila yang tampak rapi tanpa keruwetan kabel listrik, kabel internet bawah tanah, sistem gas yang rapi, gorong-gorong yang tidak di permukaan tanah, minim polusi, dan susunan jalan lebar nan teratur. Berbeza rupa dengan distrik tua di Metro Manila seperti di Malate, Quiapo, atau Quezon City dan lebih menyerupai daerah Ortigas Center & Ayala CBD.  Namun BGC tidak hanya diisi hutan beton perkantoran. Ada beberapa titik dimana pengunjung seperti kita-kita bisa menikmati sisi Manila di kala black-tie holiday tanpa perlu main ke kantor-kantor di dalam area CBD ini. Nah, kenapa di BGC ini saya sampai betah mari Mbak Fenny & Bu Evelyn, kita keliling dulu *naik heli*.

Manila American Cemetery & Memorial.

Manila American Cemetery & Memorial.

Manila American Cemetery & Memorial

Di sinilah terkubur lebih dari 17 ribu orang dari pihak tentara Amerika Serikat, Filipina, dan tentara dari negara-negara Sekutu selama Perang Dunia Ke-2. Taman makam ini memiliki 2 bangunan putih berbentuk hemicycles berisikan nama-nama anggota yang hilang dan meninggal.

Dibuka untuk umum, tempat ini tidak memungut biaya apapun. Pengunjung cukup menunjukkan paspor asli ke petugas dan mengisi buku tamu. Selama di dalam area pemakaman, kita dilarang makan, minum, dan membuat keributan. Menurut saya sih, pemakaman ini layak untuk dikunjungi mengingat pemandangannya yang dramatis. Nisan-nisan dengan latar belakang gedung-gedung tinggi di utara dan Laguna de Bay di sisi selatan pemakaman. Buat yang suka sejarah, ada lukisan-lukisan tentang pertempuran Perang Dunia II di area Asia-Pasifik di dalam bangunan hemicycles.

Hemicycle Monument

Hemicycle Monument

Overlooking Laguna de Bay

Overlooking Laguna de Bay

The Mind Museum

Museum sains modern terbesar di Filipina. Berterima-kasihlah ke sponsor-sponsor besar yang menyukseskan pembangunan museum. Berkunjung ke museum ini bakal menyegarkan ingatan kita tentang pelajaran-pelajaran di bangku sekolahan dulu. Untuk cerita lengkap tentang The Mind Museum, bisa dilihat di post terdahulu.

Bonifacio High Street (BHS)

Bonifacio High Street ini adalah salah satu token di area BGC. Jalanan sepanjang 1 km yang diisi tempat perbelanjaan, cafe, dan restoran di kiri-kanan jalan serta taman di antara dua sisi jalan. Di dalam BHS, tidak boleh ada kendaraan bermotor yang lewat sehingga didominasi oleh pengunjung yang berjalan kaki.

Bagian paling menyenangkan di BHS adalah taman yang lebar dengan rumput yang sangat rapi di tengah-tengah jalur hijau. Sepanjang 1 km bangunan BHS, sepanjang itulah taman-taman itu dibuat. Di area taman, banyak pengunjung berpiknik bersama keluarga atau mengajak main anjing kesayangan. Herannya saya, tidak ada sampah yang berserak di area taman. Begitupun dengan kotoran anjing yang menjadi tanggung jawab. Hal ini turut didukung oleh faktor keberadaan security yang jelas-jelas bekerja mengawasi taman sih, gak sekedar Magabut.

Di area BHS, terdapat beberapa merk-merk fashion internasional, jaringan kafe dari luar seperti Starbucks, Coffee Bean & Tea Leaf serta Krispy Kreme. Tak luput juga di sini ada toko buku terbesar di Filipina yang bernama Fully Booked.

Dog Walking at BHS

Dog Walking at BHS

Dog Walking in the Morning

Dog Walking in the Morning

Piknik di BHS

Piknik di BHS

Bonifacio High Street Signage

Bonifacio High Street Signage

Serendra & Market! Market!

2 tempat yang terletak di timur Bonifacio High Street ini merupakan area tematik untuk makan-makan & berbelanja. Serendra terdiri dari upscale restaurant, gallery, & boutique yang berada di bawah komplek apartemen The Serendra. Sementara, Market! Market! berbentuk campuran antara pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional.

Market! Market! dibagi menjadi beberapa zona. Ada bagian yang berbentuk seperti mal kebanyakan dan dilengkapi department store dan bioskop dengan 5 studio. Di zona lain ada bagian yang khusus menjual bunga-bunga dan buah-buahan, kemudian food court yang berisi makanan tradisional.

Bagian paling menyenangkan dari Market! Market! adalah Fiesta Market. Area ini diisi oleh kios-kios kecil yang menjual makanan khas dan oleh-oleh dari Region yang ada di Filipina. Kalau yang jalan-jalannya di Filipina cuma sempat singgah ke Manila, namun ingin mencicipi makanan khas wilayah lain bisa ke Fiesta Market. Makanan dari Ilocos (Luzon Utara), Palawan, Cebu, Bicol (Southeast Luzon), Pangasinan, Davao (yg terkenal dengan durian) dan provinsi lain bisa dibeli di area Fiesta Market.

Tak jauh dari Fiesta Market, terdapat Terminal Bis dengan rute-rute bis & FX ke wilayah Metro Manila lain. Terminal ini juga menjadi tempat pemberhentian terakhir The Fort Bus – West Route, bis yang melayani penumpang dari EDSA (tak jauh dari Ayala MRT Station) mengelilingi Bonifacio Global City hanya dengan ongkos 12 Peso.

Market! Market at BGC (taken from Ayalaland.com.ph)

The Serendra

Serendra Piazza

IMG_2079

Fruit & Flower Zone at Market! Market!

Food Court Area, Market! Market!

Food Court Area, Market! Market!

Apa cari kak? apa cari bang? masuk sini tengok...

Apa cari kak? apa cari bang? masuk sini tengok…

Fiesta Market

Fiesta Market

Mercato Centrale & Midnight Mercato

Layaknya wilayah lain di Metro Manila beberapa tahun terakhir, BGC juga terkena demam Food Bazaar. Kalau Mandaluyong punya Banchetto, sementara Makati punya Salcedo Community Market yg buka sabtu pagi dan Legazpi Sunday Market yg buka minggu pagi, BGC punya Mercato Centrale yang buka Sabtu & Minggu pagi pukul 7 sampai 2 siang. Di lokasi yang sama tempat Mercato Centrale diadakan, Midnight Mercato buka setiap Jumat malam pukul 10  pm hingga sabtu pukul 3 am dan buka kembali pukul 6 sore hingga minggu pagi pukul 3.

Bedanya Mercato Centrale menyediakan bahan baku organik dan makanan-makanan yg lebih cocok untuk sarapan, sementara Midnight Mercato lebih condong ke snack dan jajanan malam yg lebih berat. Karena antusiasnya orang-orang di area Metro Manila lain, pihak penyelenggara kedua pasar melebarkan sayapnya ke Quezon City dengan membuka Mezza Norte dan membuka food truck market pertama di Filipina dengan nama Cuccina Andare yg terletak di depan Glorietta Mall, Makati City.

Favorit saya di Midnight Mercato : Turkey Sandwich dengan ekstra potato chips yang melimpah dari booth Anton Ortanez dan Earl Grey Tea Ice Cream dari Merry Moo’s Ice Cream. Lain kali ke sana pengen nyoba Wagyu Paella & Mochi Ice Cream ahhh. Oh iya 1 lagi, kedua pasar tadi dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi. Haaaaaa.

Merry Moo's Ice Cream

Merry Moo’s Ice Cream

Deep Fried Oreo & Snickers

Deep Fried Oreo & Snickers

Turkey Sandwich Booth

Turkey Sandwich Booth

Midnight Mercato

Midnight Mercato

SM Aura Premier

Inilah icon terbaru dari Bukit Golf Mediterania Bonifacio Global City. Berhubung pengembang BGC ini adalah Ayala Corp yang terkenal dengan proyek Ayala CBD di Makati, maka bertahun-tahun BGC bebas dari bangunan perbelanjaan milik jaringan terbesar di Filipina, yaitu SM Prime Holding. SM Prime Holding inilah yang punya SM City North EDSA (Quezon City, Metro Manila) & SM Mall of Asia (Pasay City, Metro Manila), 2 mal terbesar di Filipina yang termasuk jajaran mal terbesar di Asia (Nomor 2 & 3 se-Asia).

Sejak Mei kemarin, akhirnya SM berhasil mendirikan sebuah properti tepat di jantung area komersil yg dikelola Ayala Corp melalui SM Aura Premier yang peresmiannya aja mengundang Sarah Jessica Parker. Gak sekalian aja Kim Cattrall, Chyntia Nixon, dan Kristin Davis biar bikin sequel kedua Sex and The City. IMAX Theater ke-7 di Filipina pun didirikan di sini setelah buka di Mall of Asia, SM City North Edsa, SM City Cebu, Southmall, SM Clark, dan SM Lanang Premier – Davao City.

Buat yang gak tahan panas main di pemakaman, pasar kaget, dan outdoor mall serta gak mau menghabiskan 600 Peso untuk main ke museum… jangan khawatir. Selalu ada mal di sudut Metro Manila menanti anda.

SM Aura Premier (taken from Ourawesomeplanet.com)

HOW TO GET THERE

Untuk berkunjung ke kawasan Bonifacio High Street bukanlah perkara yang susah. Stop aja taksi di jalanan..ya kan? *digeplak*. Ok ok, buat yang berhemat ada rute yang gak rumit diterapkan. Kuncinya cuma 2 : MRT-3 Ayala Station (Blue Line) dan The Fort Bus Terminal.

  • Dari Pasay City, Manila (distrik Malate dan sekitarnya seperti Intramuros, Rizal Park, dan Quiapo), dan Quezon sebelah barat bisa menggunakan LRT Yellow Line dan berhenti di LRT EDSA Station. Dari LRT EDSA Station pindah ke MRT-3 Taft Avenue Station (Blue Line) dengan berjalan kaki. Dari Taft Avenue Station, MRT-3 Ayala Avenue hanya berjarak 2 stasiun setelah Magallanes.
  • Dari Marikina, San Juan, Aurora Boulevard, dan Quezon City sebelah timur, bisa menggunakan MRT-2 (Yellow Line) dan turun di stasiun MRT-2 Araneta Center-Cubao Station. Cukup berjalan kaki ke MRT-3 Cubao Station dan melanjutkan hingga turun di Ayala Station.
  • Untuk wilayah Makati, Mandaluyong, dan Quezon City di sisi North Avenue, Santolan, dan Quezon Avenue cukup menggunakan MRT-3 Blue Line.

Nah, pastikan kita turun di MRT-3 Ayala Station. Baik ketika naik MRT rute ke utara mengarah ke North Avenue ataupun mengarah ke selatan menuju Taft Avenue. Jangan sampai salah arah!

Manila LRT & MRT Route Map

Manila LRT & MRT Route Map

Sthani to pi... Ayala! (VO salah negara)

Sthani to pi… Ayala! (VO salah negara)

Setelah turun di Ayala, keluar menuju arah selatan stasiun/selatan EDSA (Epifanio De los Santos Avenue). Indikasi kita salah jalan keluar menuju arah Utara : SM Makati. Jika keluar stasiun yang tampak adalah mal SM Makati, mal Glorietta, Glorietta Park, dan Hotel Intercontinental dijamin kita salah keluar karena itu adalah Ayala CBD. Masuk kembali ke stasiun dan keluar dari pintu sebaliknya.

Dari pintu keluar stasiun, jalan ke arah pom bensin Shell dan belok kanan di persimpangan pertama. Susuri jalan yang kiri kanannya ditutupi tembok tinggi hingga ketemu The Fort Bus Terminal yang berjarak tak sampai 200 meter dari persimpangan jalan tadi. Untuk sementara, loket BGC Bus berada di area Shell. Dan di hari kerja ada 3 rute yang beroperasi : Upper West Route, Lower West Route, dan East Route. Dengan hanya membayar 12 Peso (Rp 3.000), kita pun bisa berkeliling area Bonifacio Global City dari The Fort Bus Terminal melewati  BHS, The Mind Museum, perkantoran, jaringan hotel elite, Burgos Circle, The Fort Strip at 28th Street, rumah sakit premier, mall premier, hingga berhenti kembali di Market! Market! Bus terminal.

Selamat menikmati Bonifacio Global City, kawasan komersial paling berkembang di Metro Manila. Jangan takut senin harga naik. Sige na!.

Peta The Fort Bus Terminal

Peta The Fort Bus Terminal

Market! Market! Terminal

Market! Market! Terminal

Antrian Makhluk-makhluk West Route menanti bukanya Midnight Mercato

Antrian Makhluk-makhluk West Route menanti bukanya Midnight Mercato

The Fort Bus

IMG_2057

Happy visitor!

About these ads

10 thoughts on “Bonifacio Global City (Metro Manila)

  1. Komplitt panduannya, tinggal cari tiket ke Manila langsung jiplak objek wisata dari sini hehe…
    Penasaran kokoh ini nyambi jadi duta wisata Manila apa ya :-D

  2. Keren bener yaa mbak Fenny + Ibu Evelyn aja sampai dagang ketoprak disana :), btw kmrn gw nyari tempat ini kagak nemu ihik ihik ihik, kebodohan kita adalah main go show tanpa browsing saat mau berangkat dari jakarta hua hua hua

    • Mbak Fenny jualan tahu telor tp ga ada kuah petis ya. Ga apa-apa, mas. Kita dulu juga nyari yg umum-umum jg kok waktu pertama ke Manila. Yg kedua baru browsing yg lain.

  3. Koh Marcos ini udah kaya duta wisata nya pilipinos, lengkap abess infonya!
    Nitip pesen ke tante evelyn & tante fenny, aku tunggu di pengkolan… #apeu

  4. Pingback: Makan Hati Dibikin Taifun Santi | Here, There, & Everywhere

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s