Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Leg 2: Surabaya » Malang

Kedatangan saya ke Malang adalah lanjutan dari kesalahan tanggal sewaktu beli tiket. Setelah 2 hari menghabiskan duit waktu di Surabaya, saya menuju Malang untuk pertama kalinya..iseng-iseng aja sekalian mau ketemuan dgn teman saya.  Jam 5 travel Cipaganti menjemput saya di Zangrandi Jl Yos Sudarso.

Layaknya kota besar lainnya, jam segitu yg dinikmati selama perjalanan adalah Traffic Jam. Bahkan di dalam ruas jalan tol juga disambut macet yg luar binasa selepas pintu tol Gempol (Pasuruan) dan di Porong (Sidoarjo). Rada sedih juga sewaktu liat pemukiman yg jadi korban Lumpur Sidoarjo Lapindo di Porong. Bagaikan desa mati,rumah2 itu ga ada yg nempati lagi dan ditinggalkan gitu aja. Gimana dengan yang udah kerendam abis ya. mengenaskan.

Balai Kota Malang

3,5 jam perjalanan menempuh jarak 96 km, dan termasuk mengantar penumpang lain di dalam kota Malang dilalui dan saya penumpang terakhir yg diantar ke Splendid Inn. Saya milih Splendid Inn karena 3 faktor : lokasi, lokasi, & lokasi… (OK, amat sangat terdengar seperti Bu Evelyna & Fenny Rose saya). Lokasinya paaaassss berada di alun-alun Bundaran Tugu & paaassss susunya diapit oleh Gedung Balai Kota & Hotel Tugu yg tersohor itu.

Pas nyampe kamar langsung bersih2, a lil bit surprised ketika kamar yg harganya terjangkau itu dilengkapi bath tub dan hot water pun ditambah welcome drink kopi atau teh dan dilengkapi gorengan sepotong. Kira-kira jam 9 malem, saya beranjak keluar nyari makan malem dan memutuskan ke Java Dancer Coffee yg hanya berjarak 30 m dari Splendid Inn.

Dari saran teman saya, Dona, saya mencicipi fried mushroom dan ditemani hot chocolate praline. Loh, hakikinya kan ke coffee shop buat ngopi? udah kenyang di hotel dikasi kopi se-TEKO,nyong!

Paginya saya ‘bakar kalori’ ke arah Jl Basuki Rahmat tempat Sarinah, Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, & Toko Oen berada dan diteruskan ke alun-alun kotak (selatan). Sampe di hotel, ditawarkan sarapan nasi atau roti. Berhubung saya ga biasa makan nasi di pagi hari ya milih roti. Ekspektasi saya sih dengan harga segitu cuma dapet sebatas toast selapis dgn jam atau meisijs…ndak taunya. Si waitress ini menghidangkan 3 lembar roti, berikut telur mata sapi, cheese, beef bacon, butter, meisijs, & home made jam dan jus melon. Buh-syet!! Belum lagi free-flow kopi & teh. ckckckck… worth in every penny :p

breakfast at Splendid Inn,Malang

Karena masih cukup pagi, saya lanjut naik angkot ke Jl Ijen. Hmmm, sepertinya jaman kolonial dulu kawasan ini adalah daerah real estate mewah tempat pemukiman noni & sinjo seperti kawasan Menteng di Jakarta. Rumah-rumah bergaya kolonial, boulevard yang lebar, dan Katedral Santa Maria Bunda Karmel masih bisa dijumpai. Di daerah sini juga bisa dijumpai Museum Brawijaya, yang sayangnya jam 8 pagi belum buka.

Perjalanan saya lanjutkan ke sekitaran Bundaran Tugu dan main2 serta ngobrol2 sebentar di taman. Setelah check-out saya janjian dengan teman saya yg udah kenal di blog intranet kantor selama 4 tahun tapi belum pernah ketemu,Eva. Kebetulan Eva kantornya gak jauh dari Toko Oen. Jadilah kita janjian di sana. Sebenarnya mau sekalian makan siang di Toko Oen, tapi dilihat-lihat harga makanannya cukup mahal ya, walhasil cuma mesen ice cream doang kitanya.  Setelah ngobral-ngobrol cukup lama, sekitar jam 2 kita pintong ke Java Dancer Coffee (LAGI!!!) buat makan siang. Kali ini atas rekomendasi teman saya,Vio, mesen Pizza. Duh, pizzanya sih biasa aja, tipis mirip nachos. Tapi sambelnya yang savory bikin saya nagih.

Toko Oen : anno 1930

Domino of Toko Oen

Ga terasa makan-makan sambil ngobrol, jam menunjukkan angka 4 dan saatnya saya harus balik ke Surabaya supaya gak ketinggalan pesawat jam 6 pagi ke Tarakan. Singgah 1 hari di Malang itu gak cukup BANGET. Belum main ke Batu, belum icip-icip kuliner kaki limanya, belum main ke daerah agrowisatanya juga. Hiks… semoga masih diberi kesehatan dan kemampuan supaya bisa main ke Malang lagi ya. Amin.

Peta Kota Malang

How To Get There

Malang mempunyai sebuah bandara, Abdurrahman Saleh. Garuda Indonesia, Batavia Air, & Sriwijaya Air melayani penerbangan dari Jakarta.

PT KAI melayani kota Malang dengan tujuan/asal Surabaya,Jakarta, & Yogyakarta dengan kereta Bima, Matarmaja, dll.

Layanan Shuttle juga melirik kota wisata ini dari arah Surabaya & Denpasar. Raksasa travel, Cipaganti membuka cabangnya di kota ini.

Cipaganti Malang: Jl. Soekarno Hatta No 18, Malang. Ph 0341 – 479099

Bed & Breakfast

Hotel di Malang lebih murah dibanding dengan Surabaya. Hotel kelas melati berada di kisaran IDR 150-300 ribu. Kalau ada dana yang sangat berlebih, bisa dicoba di Hotel Tugu, the 1st All-Indonesia Heritage Hotel. CitiHub budget hotel yg ada di Surabaya juga membuka cabang disini dengan rate yg hampir setengahnya.

Saya menghabiskan malam di Splendid Inn. Jl Majapahit No 2-4,Malang. Ph 0341-366860. Rate IDR 205,000 untuk kelas Semi Suite A untuk fasilitas welcome drink, room, breakfast,bath tub, hot water, TV, & AC.

Getting Around

Taksi tersedia di kota ini. Namun angkot yg jarang padet juga melayani perjalanan dalam kota. Trayek angkot di Malang punya keunikan tersendiri. Jika kota lain ditandai dengan warna, alfabet, numerik, atau kombinasi alfa-numerik; maka di Malang ditandai dengan singkatan jurusan trayeknya. Contohnya angkot ABG merupakan trayek Arjosari – Borobudur – Gadang atau AL untuk jurusan Arjosari – Lindungsari. Untuk trayek lengkapnya bisa dilihat di halaman ini : Jalur Angkot di Kota Malang.

Gono-Gini

» Cipaganti travel Surabaya – Malang = IDR 50,000

» Splendid Inn = IDR 205.000

» Angkot = IDR 2,500/sekali jalan

» Cipaganti travel Malang – Juanda Int’l Airport = IDR 60,000

me & Eva

Ijen Boulevard

kamar lengkap dgn perabotan antiknya & pajangan dr sulaman

Bundaran Tugu & Balai Kota

an old mansion at Ijen neighbourhood

9 comments on “Leg 2: Surabaya » Malang

  1. dansapar
    December 17, 2010

    huwaaaaaaaaaaaa
    jd kangen malang dehhhhhh
    kmrin jalan kaki sampai betis bengkak
    dr pasar besar – tugu pp
    hahaha

    • Sy Azhari
      December 17, 2010

      loh, Betis Bengkak itu bukannya dari dulu,par? *ditabok ampe Labuan Bajo*

      pengen ke Malang lagiii

  2. bocahcilik
    December 17, 2010

    eh, bang Ipul katanya mau kabar2 pas ke Malang..

    • Sy Azhari
      December 17, 2010

      cuma sebentar,cup. lagian takut ganggu yang lagi pac…*tuuutttt ilang sinyal*

  3. dee dee
    December 17, 2010

    eh…cerita ma tukang becaknya mana? hihihi…

    • Sy Azhari
      December 17, 2010

      hahaha,malu. tukang Beca foto model.
      kalo difoto minta uang rokok😀

  4. Dona
    December 21, 2010

    waaaaah… nama saya adaaaa🙂 #norak

    fried mushroomnya Java Dancer : Divine😛
    kangen momotoran di jl ijen sama si om… hiks…

    • Sy Azhari
      December 21, 2010

      betul,don. kirain kayak fried mushroom yg renyah2 crunchy gitu. ternyata cuma kulitnya aja yg renyah,tekstur dalemnya lembut & basah2 gitu kyk jamur segar. nagiihhhhh

  5. Pingback: se malam di malang « Superfriend: Okit Jr.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 17, 2010 by in Jawa Timur, travel and tagged , , , , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: