Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Leg 3 : Malang » Tarakan

Penerbangan saya ke Tarakan dari Surabaya jam 6.30 WIB membuat saya harus buru2 hengkang dari Malang sorenya. Ga ada armada Cipaganti yang berangkat lebih malem dari jam 5 sore ke Surabaya.

Bandara Juanda dr taxiway

sunrise di Juanda

Setelah berjibaku dengan macet di Malang, Porong, & tol dalam kota di Surabaya, Jam 10 malem saya tiba di Bandara Juanda dan memutuskan untuk bermalam di Cianjur terminal internasional karena gak terlalu rame dibandingkan terminal domestik yg kayak pasar. Untungnya 2 outlet Circle K buka 24 jam di sana,jadi bisa cemal-cemil terus. Sekitar jam 4 terbangun dan langsung check-in dan…voila terminal domestik udah rame aja. Satu yg saya salut, walaupun bandara ini rame edan…kebersihan bandaranya masih di atas rata-rata bandara yg pernah saya singgahi. Rela sih bayar airport service charge IDR 40 rebu karena selain bersih,trolinya banyak,dan  juga aksesnya gampang dgn travel atau bis kota walaupun jauh dari kota.

Pesawat Batavia Air saya pun terbang tepat waktu pukul 6.30 WIB menuju Bandara Juwata,Tarakan via Bandara Sepinggan,Balikpapan dan mendarat tepat waktu 10.40 WITA. FYI, untuk menuju kota Tarakan dari Bandara Juwata gak ada moda transportasi selain Taksi dengan harga per ring. Kalo masih di kota Tarakan IDR 50,000. Dari Bandara ke Hotel tempat saya menginap sekitar 3 Km pun ditebus dengan nilai yg sama.. 10 menit termahal di hidup saya #lebay!

Gerombolan Bekantan

Bekantan Jantan

Sampe di hotel, badan langsung tumbang karena sebelumnya cuma tidur-tidur ayam kampus di Bandara Juanda. Ditambah cuaca Tarakan yg menyengat,kambuh lah itu Tonsilitis.  Sorenya setelah ke apotek dan belanja2 makanan barulah menuju Kawasan Konservasi Mangrove & Bekantan (KKMB) di Jl Gajah Mada (dekat Pasar Gusher) yg hanya berjarak 200m dari hotel.

Menjelang malam minggu di Tarakan saya berniat keliling2, tapi ya belum ada yg menarik minat saya disana, jadi dihabiskan nonton pertandingan bola di tv aja. Apalagi kan baru sebulan kemarin Tarakan dilanda kerusuhan etnis. Jadi main aman aja selama disana dan menyiapkan fisik untuk trip ke Kepulauan Derawan selama 3 hari 2 malam mulai esoknya.

FYI, di Tarakan ini kayaknya banyak pendatang dari Jawa Timur deh. Banyak bertebaran warung makan dengan embel-embel daerah2 di Jawa Timur yg jualan Soto Ambengan atau Rawon. Setelah Jatim, pendatang dari Sulawesi Selatan mejeng dengan banyaknya warung2 yg menyajikan Palubasa, Coto, atau Pisang Ijo.

Peta Tarakan (by ard1z.wordpress.com)

How To Get There :

Tarakan bisa dicapai dengan angkutan laut & udara. Maskapai Lion Air membuka penerbangan dari/ke Jakarta, Surabaya,& Makassar via Balikpapan. Batavia Air terbang dari/ke Jakarta & Surabaya via Balikpapan. Sedangkan Mandala Airlines membuka penerbangan via Balikpapan dari/ke Jakarta, Banjarmasin,Semarang, & Yogyakarta. Sriwijaya Air terbang dari/ke Jakarta via Balikpapan. Maskapai perintis Susi Air melayani jurusan Long Apung, Nunukan, & Malinau.

Untuk transportasi laut, Tarakan dengan pelabuhan Tengkayu I & II melayani pelayaran kapal Pelni KM Bukit Siguntang,KM Dobonsolo, & KM Tidar dengan tujuan Balikpapan, Makassar,Nunukan, Toli-Toli,Pare-Pare, Surabaya, & Jakarta. Kapal cepat melayani rute Nunukan, Tawau (Malaysia), Tanjung Selor, dll.

Where to Stay :

Penginapan di  Tarakan beserta harga dan ilustrasi bangunannya bisa di cek di situs Seputar Kaltim & situs resmi pemerintahan Kota Tarakan. Harga yg tertera terkadang selisih IDR 30ribu s/d 100ribu dengan yang ada di situs di atas.

Penginapan terbaik di Tarakan adalah Swiss-Bel Hotel, kemudian Tarakan Plaza, & Garden City.

Gono-Gini :

Cipaganti Travel Malang – Juanda Aiport = IDR 60.000

Airport Tax Juanda = IDR 40.000

Taxi Bandara Juwata – Hotel Bahagia = IDR 50.000

Hotel Bahagia = IDR 130.000/malam. tipe standart.

Angkot = IDR 3.000-5.000/trayek

suspended Grand Tarakan Hotel & Swiss-Bel Hotel

KKMB

Nasi Kuning + Ati Ampela bumbu Habang

Terminal Bandara Juwata

8 comments on “Leg 3 : Malang » Tarakan

  1. ombolot
    December 21, 2010

    Pemilik bandaranya kak Ani ya … Jawata Bahar donk

  2. bayu
    December 23, 2010

    mantab bg..count me in lah in your next trip

  3. mahe
    December 28, 2010

    hotel garden city skrg udah ga ada. Diakuisisi swis-bel. Jadi bangunan swis-bel itu mantan garden city. Emang so far hotel terbaik di tarakan.

    anyway, lengkap banget tulisannya nih. bravo…

    salam dari tarakaner..

    • Sy Azhari
      December 28, 2010

      oh,iya. lupa kalo mas yg ikutan trip ke Derawan cerita kl Swiss-Bel itu dulunya Garden City.
      sori,mahe. kemarin gak bisa kopdar. pas di tarakan sakit pula. hari ke-2 pulang dari Derawan tepar juga

  4. dansapar
    December 30, 2010

    kok tahu itu bekantan jantan koh?
    komen usil
    ;p

    • Sy Azhari
      December 31, 2010

      kan kalo yg idungnya pendek itu Bekantan yg jantan,par. kl yg idung panjang itu yg betina. emang mikirnya apaan? hahahahaha

  5. ainna
    March 20, 2011

    Assalamu’alaikum.
    maaf saya mau tanya tentang jarak antar kota/kabupaten/kecamatan di kaltim dari tarakan seberapa jauh yah? misal :
    tarakan-bontang? km,
    tarakan-malinau? km, dst..

    bisa kirim via email, mohon bantuannya, terimakasih =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 20, 2010 by in Jawa Timur, Kalimantan, Kalimantan Timur, travel and tagged , , , , , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: