Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Getting Around Penang

Bersama Melaka, pada tahun 2008 ibukota Pulau Penang, Georgetown, masuk ke daftar UNESCO World Heritage Site. Keunikan bangunan-bangunan tua dari gaya Peranakan, Art-Deco, ataupun Kolonial yg membentang di area lebih dari 250 ha mungkin menjadi faktor utama pemilihannya.

Namun bagi sebagian orang yang tinggal di kota saya, Medan, mungkin bertanya “ngapain ke Penang? berobat?”, seakan-akan 250 km sq luas Pulau ini hanya diisi oleh Rumah Sakit belaka. Memang tidak banyak yang ditawarkan pulau ini untuk para pejalan yang adventorous. Akses ke tempat wisata pun sungguh mudah bahkan dengan angkutan umum maupun taksi, seakan-akan pulau ini sudah siap menyambut tamu-tamu tanpa menyusahkan si tamu tersebut. Namun itu gak membuat surut jumlah pejalan yg berkunjung ke sini. Selama 3 hari saya banyak bertemu pejalan-pejalan Caucasian sampe sesama warga Asia berjalan menyusuri jalanan paving block di Georgetown. Menikmati keanggunan bangunan-bangunan tua yg masih kokoh berdiri bahkan dipercantik dengan cat baru berwarna-warni dan dijadikan tempat usaha memanggil-manggil orang yg lewat untuk singgah.

  • How To Get There

Penang memiliki bandar udara internasional di area Bayan Lepas, 16-20 km dari pusat kota Georgetown. Penerbangan langsung dari Indonesia bisa ditempuh melewati Medan dengan 10 penerbangan per hari, Jakarta & Banda Aceh 7x/minggu, dan Surabaya 3x seminggu. Maskapai yg terbang langsung ke sana adalah AirAsia, Firelfly, Lion Air, Wings Air, & Sriwijaya.

Dari Penang terdapat penerbangan ke beberapa kota lain di Asia Tenggara & Asia Timur seperti Bangkok, Singapore, Phuket, Hong Kong, Guangzhou, & Taipei.

Selain jalur udara, akses ke Pulau Penang juga bisa melalui jalan darat dari Kuala Lumpur (6 jam), Singapore (10jam), dan Krabi – Thailand (8 jam) melewati Penang Bridge sepanjang lebih dari 8 km. Kalau ingin dengan jalur kereta api bisa dibaca-baca di Seat 61.

Georgetown dengan kota tuanya patut ada di nomer teratas di daftar kunjungan. Jangan hanya sekedar sightseeing, ikutan nyemplung juga di got warna-warni kultur disini. Singgahi kawasan Little India di sekitar Lebuh Pasar. Atau kawasan Lebuh Campbell dengan warna orientalnya yg kental. Cicipi juga makanan yang bervariasi karena disini banyak ditemukan Warung Mamak (Moslem Indian), Chinese food, Peranakan food, dan Melayu..dan disebut-sebut surga makanan di Malaysia juga.

Melipir sedikit ke luar kota tepatnya ke kawasan Air Itam, kita bisa berkunjung ke Kek Lok Si Temple atau terus ke Penang Hill dan mencoba naik funicular yang baru kembali dibuka 25 Mei 2011 kemarin setalah lebih dari setahun direnovasi dan mengalami pergantian kereta. Atau di sisi Barat Laut dimana ada Botanical Garden dan Tropical Spice Garden buat yg suka suasana lebih tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota. Penang juga punya garis pantai walaupun tidak secanggih tetangga-tetangganya seperti Phuket, Pulau Weh, atau jirannya Pulau Langkawi.

Untuk lebih jelas mengenai tempat-tempat di Penang beserta tipsnya, bisa dilihat di situs-situs yg membantu saya sebelum solo trip ke sana:

  1. Penang Attractions
  2. Penang Tourism & Heritage
  3. Penang Travel-tips

Gak ada masalah kayaknya kalo tentang penginapan karena disini banyak tersedia kelas penginapan dari backpacker hostel, guesthouse, apartment, sampai hotel berbintang. Beberapa bangunan tua juga dialihfungsikan menjadi hotel namun tetap menjaga bentuk asli bangunan, setidaknya facade bangunannya seperti Eastern & Oriental Hotel yg bekas bangunan milik keluarga Armenia dan Cheong Fat-Tze Mansion (Blue Mansion).

Backpacker hostel banyak terdapat di Lebuh Chulia & Love Lane, rajin rajin aja cek Hostelworld atau Hostelbookers tapi jangan lupa cari 2nd opinion juga tentang tempat menginap kita nanti. Sedangkan hotel dengan harga terjangkau banyak ditemukan di sekitar Jalan Burmah seperti 1926 Heritage Hotel yang bangunannya unik, juga Tune Hotel anak usaha maskapai AirAsia. Apartemen & Hotel juga banyak tersebar di penjuru pulau tapi agak jauh di luar Georgetown, mau yg dekat ada Cititel di Jl Penang yg masih itungan Georgetown. Hotel-hotel mewah & resor banyak terdapat di kawasan Batu Feringghi sisi utara pulau dimana terdapat pantai. Termasuk juga disana Hard Rock Cafe & Hotel.

kios Pasembor, Rujak, & Cucur (gorengan)

Tidak seperti kebanyakan daerah di Malaysia, mayoritas penduduk Penang adalah Hokkien Chinese kemudian baru disusul Melayu dan Tamil. Akibatnya chinese food jadi jawara disini bahkan menghasilkansub-genre Peranakan yaitu hasil persentuhan chinese food dengan masakan lokal di kawasan Selat Malaka (Melayu, Aceh, Padang,dll). Demikian juga dengan masakan Mamak yg dipopulerkan oleh muslim keturunan India Selatan.

Masakan peranakan yang populer disini adalah Char Keow Teow, Mie Hokkien, Assam Laksa, Kaya Toast, dan Oyster Omelette. Sedangkan makanan Mamak yg pastinya dikenal disini dan kawasan Asia adalah Teh Tarik, Pasembor, dan Nasi Kandar.

Parmesan Oregano bread + cheese & steak w/ extra Jalapeno of Subway

Buat yg masih takut-takut dengan rasa lidah orang lain ya ga usah takut karena jaringan fast food banyak bertaburan disini seperti KFC, McD, Subway, Burger King, atau kalau mau yang lebih berat namun lebih berisi boleh coba merk lokal yg udah Go International yaitu Agnes Monica Secret Recipe. Secret Recipe ini udah sampe di Jakarta dan terkenal dengan cake dan makanan fusionnya seperti Irish Lamb Stew.

Jaringan coffeeshop internasional seperti Starbucks, Coffee Bean & Tea Leaf, dan Segafredo udah banyak bertebaran di Georgetown atau pinggiran kota. Tapi alangkah baiknya dan lebih afdol kalo ke sini singgah ke Kopitiam (warung kopi) klasik yg banyak bertebaran. Minum kopi di meja terbuat dari marble stone & menyeruput kopi dari cangkir keramik ditambah dengan snack atau kue peranakan pasti membuat sensasi tersendiri.

Taksi tersedia di penjuru kota terutama di depan shopping center atau pusat keramaian. Sementara itu di pusat kota Georgetown terdapat becak dayung dengan warna kuning mencolok dan umumnya dihiasi bunga, payung, dan ditambah dengan radio yg memutarkan musik atau drama melayu seakan menggoda para turis untuk menaikinya berkeliling tempat-tempat bersejarah.

Untuk para komuter & budget traveler, di Penang tidak terdapat MRT atau subway namun terdapat jaringan Rapid Penang bus. Sekitar hampir 50 trayek dilayani oleh bis ini di penjuru Pulau Penang & Seberang Perai. Khusus di Pulau Penang, terdapat hampir 30 trayek yg masih aktif yg siap mengantarkan penumpang berkeliling pulau dengan harga mulai RM 1,4 s/d RM 4 untuk orang dewasa. Orang tua, diffable, & pelajar berseragam mendapat diskon 50%. Nah, untuk turis dari luar Malaysia ada trik hemat menggunakan bis Rapid Penang. Selepas keluar dari arrival hall, cari Rapid Penang Booth di sebelah kiri dan beli Rapid Passport seharga RM 30 yg bisa digunakan selama 7 hari secara UNLIMITED. Jadi naik turun bis seberapa banyak pun selama seminggu itu tinggal nunjukin Rapid Passport aja. Setiap pembelian Rapid Passport bakal dikasi juga peta gratis berisi informasi tempat-tempat wisata berikut rute bis yg melewatinya. Worth to buy buat yg berencana di Penang beberapa hari.

Rapid Passport saya

Perlu diingat, walaupun bis dengan nomor yg sama melewati jalan yg sama, halte yg sama, dan sisi JALUR yg sama belum tentu arahnya sama. Yg perlu ditandai adalah nomer dan juga display di samping nomer yg menerangkan tujuan si bis. Jadi bis 103 Teluk Bahang – Jetty gak melewati rute yg sama dengan bis 103 Jetty – Teluk Bahang walaupun lewat jalan & jalur yg sama.

Ada lagi cara hemat mengelilingi Penang tapi hanya sebatas Georgetown. Pergunakanlah MPPP Central Area Transit Free Shuttle atau lebih dikenal dengan sebutan CAT Free Shuttle. Bis ini juga milik Rapid Penang namun hanya beroperasi mengelilingi Georgetown. 19 Haltenya terletak di posisi yg strategis karena berada tak jauh dari pusat-pusat peninggalan sejarah dan atraksi wisata. Bis ini memang ditujukan buat wisatawan yg ingin mengenal lebih jauh Georgetown namun karena fasilitas gratis tadi, warga lokal juga sering menggunakannya.

CAT Free Shuttle stop & Rapid Penang bus stop

Nah, sekarang tinggal milih mau ngapain di sana. Sekedar berobat, wisata budaya, wisata belanja, wisata kuliner, atau wisata pantai tergantung interest kita kemana. Happy vacation, everyone. Dont forget to apply your sunblock😉

“bang kondektur, jalan bang”

5 comments on “Getting Around Penang

  1. dansapar
    May 9, 2011

    eyaaaaampun yg plg bawah
    udah seru2 baca dari atas
    sampe bawah ketemu deddy dores🙂

    • Sy Azhari
      May 9, 2011

      jangan jumawa dulu kamu ya, Sapar Rose!!! itu Ramona Purba tauk

  2. Winda Novita
    May 31, 2012

    keren banget tulisannya.. ,makasih untuk share info nya..
    cz aq mw ke penang, dan seneng dapet info tambahan

  3. wardhanaaditya
    September 7, 2012

    wah guide nya lengkap lho😀
    hebat eh nggak cuman jalan2 tapi juga bagi2 informasi

  4. gerrard
    April 1, 2014

    Om, minta rute tempat yg asik dikunjungi donk.. saya baru mau coba ke penang, n masih bingung soal transportnya. Trims.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 4, 2011 by in Go-Sees, Malaysia, travel and tagged , , , , , .

Navigation

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: