Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Sea, Sand, & Sun at Phi Phi Islands

Loh Dalam Bay, Phi Phi Don (photo from Ombolot)

Setelah semalam transit di Phuket Town, akhirnya saya dan Ombolot menuju peraduan berikutnya ke Phi Phi Islands. Gugusan kepulauan yang mulai menggema menggema di hati penggemarnya, terkenal terkenal di udara sejak film The Beach yang dibintangi oleh Kang Leo di Caprio.

Letitzia at Bamboo Island

Phi Phi Ferry

Perjalanan dimulai dari Phuket Town. Karena kami sudah memesan tiket kapal berikut dengan fasilitas jemputan dari hotel, jadilah kami tinggal ongkang-ongkang kaki di outdoor lobby Lub Sbuy Guesthouse doang. Sempat was-was karena jadwal kapal jam 8.30 pagi tetapi si abang-abang jemputan belum datang padahal udah pukul 8. Rupanya karena lokasi lokasi dan lokasi Cibubur Country Lub Sbuy ini dekat dengan pelabuhan penyeberangan, jadilah kita dijemput terakhir.

Kami memesan dari website dan tiket yang didapat itu kapal yang dioperasikan oleh Sea Angel, jadi berangkatnya lewat Sea Angel Pier bukannya di Rassada Pier. Centil banget emang nama operatornya, sampai pengen pose begini gitu denger namanya. Sampai di pelabuhan, ternyata tiket yang kita beli itu masuk kategori kapal yang Deluxe dengan reclining seat yang empuk. Padahal harganya THB 600/orang, beda tipis dengan yang reguler THB 550. Dan yang lebih bikin kami ini terharu ketika kami check-in untuk keberangkatan Phuket-Phi Phi ini kami mendapatkan 2 TIKET GRATIS dari Phi-Phi ke Phuket untuk tanggal keberangkatan KAPAN PUN berikut fasilitas Antar GRATIS ke Phuket Town. SAYANGGGGNYYAAA, kita udah pesen tiket dari Phi Phi ke Phuket duluan sih. Padahal kan bisa menghemat THB 550/orang. Lumayan buat tas laptop yang unik di MBK *mewek*.

Perjalanan ke Phi Phi Don cukup menyenangkan buat mata. Pulau-pulau yang berbentuk tebing-tebing karst bertaburan di Laut Andaman dan warna laut yang bergradasi cukup menhibur jiwa. Sekitar pukul 10 kita berlabuh di Tonsai Pier (Ko Phi Phi Don) dan langsung menuju Baan Thai Guesthouse, tempat kita menginap selama di Phi Phi Islands.

Long Beach Area (Ko Phi Phi Don)

The Beach at Bamboo Island

Awalnya di hari pertama ini kita cuma ingin menjelajah Ko Phi Phi Don, pulau terbesar di gugusan kepulauan ini. Tapi begitu tanya sama Miss Lee, resepsionis guesthouse yang Maha Gesit dan tersohor di kalangan traveler, apakah ada trip untuk besok…dan dia menyarankan ikut saat itu juga. Miss Lee menyarankan kita ikut Sunset Trip yang dimulai pukul 11.00 sampai 18.30. Tak ingin melewatkan pemandangan matahari tenggelam di Phi Phi Islands, kami pun mengiyakan tawarannya. Dari guesthouse ternyata ada rombongan lain yang ikut trip yang sama yaitu Kylie, bule UK yang bakal keliling Thailand selama 3 minggu sebelum ngajar di Siem Reap. Jealous!. 2 tamu lain Lorraine dan Angie dari Philippines. Angie ini baru kelar keliling 2 minggu lebih di India sedangkan Lorraine ini yang ngajak ngobrol duluan karena dia kira saya Filipino. Lah, kalau saya Filipino, kok bisa satu bahasa ama Ombolot yang notabene mirip orang Timbuktu. Oooops. Dan mereka berdua berniat cari tiket go-show ke Bali begitu saya kasi tahu kalau ada direct flight dari Phuket ke Bali. Enaknyooo.

Selain  kami berlima, ternyata ada sekitar belasan anggota rombongan lain yang ikut trip bersama operator U-Rip ini. 5  Caucasian yang duduk-duduk di dek depan (ada yg mirip Blair Waldorf juga), sepasang turis eropa yang bawel tentang makanan vegetarian (menurut loh!! di tengah laut dan di kapal kecil!), 2 gadis keren dengan kepang-kepang kecilnya, dan 4 mean girls dari Down Under yang sepanjang perjalanan gosipin 5 orang  Caucasian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng itu.

Perjalanan pertama menuju Bamboo Island tapi sebelumnya kami singgah di Long Beach untuk menjemput penumpang lain, Letitzia dan bokapnya yang berasal dari Munich. Bamboo Island ini pulau kecil di timur laut Phi Phi Don. Pasirnya… Subhanallah… lembuuuuuuut banget sampai enak banget buat diolesin ke badan berasa lulur yang gambarnya putri  raja. Dasar lautnya sih ga ada karang dan sedikit ikan karena isinya pasir belaka. Tapi ya itu tadi, pasirnya…Ya Allah. Pantai yang sebelumnya pernah saya jajaki dengan kualitas pasir seperti ini adalah Pulau Sangalaki di Kepuauan Derawan (yak, buat yang sok-sok nyindir saya kalau ke luar negeri… UDAH PERNAH KE SINI, BELOM?..dan tanpa Google, tau gak dimana???)

Bamboo Island

Mosquito Island

Sekitar 40 menit singgah di Bamboo Island, rombongan melipir ke Mosquito Island untuk snorkling ditemani ratusan ikan kecil. Ikan-ikannya sih jinak, tapi kelakuannya itu loh. Gitu ada orang nyebur langsung aja pada mengerubuti. Sebelum turun ke sini, nakhoda membagi-bagikan roti untuk memancing antusiasme si ikan. Tapi ya karena si ikan ini gragas, ada gak ada roti ya tetep aja mengerubungi orang.

Pemberhentian ketiga kita adalah Monkey Beach di sisi barat Ko Phi Phi Don. Berhubung saya gak suka monyet yang cuwawakan dibanding orang utan yang kalem, saya pun lebih banyak menikmati pantainya yang resik sambil ngobrol-ngobrol bareng Kylie dan Angie.  Lucu juga sih lihat bule-bule itu antusias gangguin monyet-monyet. Dan setelah puas bermain dengan monyet-monyet itu, nakhoda kapal U-Rip Fakhim ini mengantar kami ke tujuan utama, yaitu… *pasang lagu Pure Shores*

fierccceeee!

School Fish

Ko Phi Phi Leh

Di sini lah tempat syuting film The Beach lebih dari satu dasawarsa yang lalu. Selain itu, eksotisme Maya Bay yang fotonya tersebar di berbagai foto liburan orang-orang juga makin bikin datang ke sini. Ga apa-apa ya liburan kayak orang kebanyakan…toh duit sendiri dan halal juga kan. Dudududu.

Pileh Lagoon

Dari Monkey Beach, kami tidak langsung menuju Maya Bay melainkan mengitari Ko Phi Phi Leh, pulau terbesar setelah Ko Phi Phi Don. Diawali dari melihat Viking Cave, gua-gua yang entah kenapa kok mirip kayak tempat tinggal bajak laut di Pirates of Carribean. (Ya menurut ngana! notice the Viking, nyet).

Setelah cuma lihat-lihat doang di Viking Cave, kami memasuki jalur sempit yang diapit oleh tebing-tebing tinggi. Rupanya diantara tebing-tebing tadi terdapat lagoon yang dinamakan Pileh Lagoon. Kedalaman di lagoon ini variatif banget. Bisa-bisanya di dek belakang cuma selutut saya, tapi di dek depan udah sekitar 4 meter aja. Di sini saya disarankan nakhoda untuk lompat dari dek depan ke perairan yang agak dalam. Yah, setidaknya mengobati yang gak jadi cliff jumping di Krabi ya. Acara lompat-lompatan ini seru juga. Sampai gak terasa hari udah mulai gelap dan kami belum ke Maya Bay.

The Entourage

Loh Sama Bay Entrance

Hari sudah beranjak sore dan ombak makin tinggi, sementara kami ternyata harus ‘parkir’ di Loh Samah Bay untuk masuk ke Maya Bay. Jadi bukan diantarkan ke Maya Bay. Di sini lah yang seru banget. Dari tempat pemberhentian kapal di tengah-tengah perairan di Loh Samah, kita harus berenang dulu sekitar 50 m, kemudian jalan kaki melintasi karang-karang tajam sambil terhempas ombak besar berkali-kali dan mengakibatkan 2 anggota keseleo. Setelah melewati karang, baru lah melewati terowongan kecil yang merupakan pintu masuk dari Loh Sama Bay ke Maya Bay. Pfffttt, udah berasa jadi kontestan Survivor aja.

Jalan kaki menuju Maya Bay hanya sekitar 5 menit, dan terpampang lah pemandangan elok di sana. Pantainya sih gak sebagus pantai-pantai sebelumnya. Pasirnya lumayan butek tapi halus, airnya jernih dan pemandangan tebing-tebing karst yang menjulang  yang dramatis sebagai pembuktian keagungan Tuhan.

Menjelang pukul 6 sore, kami kembali ke Loh Samah Bay untuk naik ke kapal. Tentunya melewati perjalanan yang sama seperti perginya. Sempet parno juga sih melihat cuaca yang dingin bikin merinding plus ombak yang tinggi sewaktu berenang ke kapal. Setelah semua penumpang sehat wal-afiat kembali ke kapal, kita pun pulang ke Ko Phi Phi Don menyusuri Laut Andaman sembari menerawang ke arah matahari terbenam yang walaupun tertutup awan mendung tapi cukup menghibur jiwa dan hati yang luka.

Maya Bay (photo from Ombolot)

By the way, untuk trip ini, saya harus membayar THB 450 (Rp 135.000) untuk pemakaian kapal, snack & buah, makan siang, dan pemakaian snorkel serta pelampung sepuasnya. Lumayan kan. Dan satu lagi, dari semua pengunjung kapal cuma kami berempat (saya, Ombolot, Angie, dan Lorraine) yang berasal dari Asia. Sedihnya, sudahlah cuma 4 orang Asia dan asalnya dari negara kepulauan… pun cuma kami berempat yang kalau berenang pakai pelampung. Malu, malih!!!

Pileh Lagoon Entrance

Letitzia of Munich

Monkey Beach

Maya Bay

Kylie, Angie, Lorraine, and Me at Monkey Beach

Sunset at Andaman Sea

23 comments on “Sea, Sand, & Sun at Phi Phi Islands

  1. grandiszendy
    May 11, 2012

    ah ah ah aku jadi bimbang….aku bingung jadi mo stay di patong ato di phi2, aaaaaaak berilah aku pencerahan…

    • Sy Azhari
      May 11, 2012

      Patong dan Phi Phi sama-sama daerah turis rame,ndis. cuma ya kalau Phi-Phi kan dekat kemana-mana kalau mau island hopping. Kalau Patong lebih dekat ke daerah hiburan dan pantai2 lain kayak Karon dan Kata.

  2. ndahdien
    May 11, 2012

    LOL….. nenek moyang pelaut tapi qt gak bisa renang ya koh^^

    aihh itu ada ikan yang mirip ibu judes bersasak tinggi, lucuuuuk!!!

    kapan qt ke derawan (lagi) koh… kan lum snorkling di sangalaki, lum mampir ke maratua. tapi ndaftar trip-nya jangan ber-2 ya :))))

    • Sy Azhari
      May 14, 2012

      matanya itu loh, mirip ama ibu judes lagi marah. Kapan yah enaknya ke Derawan. Pengennya sebelum puasa tahun depan,ndah. pas musim panas, jadi ombaknya gak terlalu ganas kayak kemarin

  3. dansapar
    May 11, 2012

    sumpah gue sirik bgt
    baru tau ada tur itu dan bisa dianterin ke maya bay lewat jalur belakang
    oh my ….
    *bakar foto maya beach dari kejauhan, gue cuman sampe di titik sono noh di ujung karst itu
    huahahhahaaa
    *naseb

    • Sy Azhari
      May 14, 2012

      di Phi Phi Don banyak yang jualan paket trip berbagai macam dan tujuan kok par. ada yg turnya pagi sampe siang, siang ampe sunset, seharian, ke Phang Nga, ke Ao Nang, dan Krabi

  4. travelleader
    May 11, 2012

    I like sea and bule sky. Your pics are so beautiful, nice work.

  5. neng fey
    May 11, 2012

    si ikan fierce itu sexy juga yah, sexy apa songong ya? kok ya pas liat dia antara pengen ngecup ama pengen noyor @_@

    • Sy Azhari
      May 14, 2012

      ngga tahu,mpok. itu kan asal jepret aja karena di dalam air nggak bisa lihat jelas. kan lepas kacamata

  6. ombolot
    May 11, 2012

    Heh apa itu timbuktu timbuktu-an, aku bilangin those 4 bitches from down under baru tahu rasa ntar, ato gw suruh nemenin mas-mas vegetadiva itu seharian …

  7. buzzerbeezz
    May 11, 2012

    Wekekeke.. itu gelambir-gelambir lemak di perut kok disensor Koh? *moga2 komennya berhasil tanpa kena azab*

    • ombolot
      May 11, 2012

      IIsshhh beraninya komen ginian koh, gak inget karma berbalas sebelum tarikan napas kedua pas di Penang ri … *hhmmppfffttt …..*

      • buzzerbeezz
        May 11, 2012

        Maaf.. Dihapus aja deh Koh komenku *mendadak menyesal*😦

    • Sy Azhari
      May 14, 2012

      itu gelambirku dan gelambir mereka aku sensor, takut blog ini dibredel aja

  8. journeyandwords
    May 11, 2012

    Ahahahahaaaaa, lucu deh posting ceritanya🙂 eh itu siapa grandis? Mau nginap di patong? Ga salah kok smua teman ku yg udh pernah kesono bilang jgn stay di patong, mending di phuket town atau phi2 aja. Patong too crowded.

  9. journeyandwords
    May 11, 2012

    Ahahahaa.. Lucu postingan ceritanya🙂
    Eh itu siapa grandis? Mau nginap di patong? Ga salag? Kok semua temen ku yg udh prnh kesana bilang jgn nginap di patong, mending di phuket town atau phi-phi aja. Patong too crowded

  10. zou
    May 23, 2012

    *sirik*
    *disconnect*

  11. shinta
    March 5, 2013

    minta nomor telepon/email bolehh??mau tanya2..biar ga nyasar disana… ,mine 0818751190.., thankyouu

  12. Badai
    May 2, 2013

    bro, itu dpt tiket ferry gratis karena sedang ada promo atau apa? berlaku sampe kapan promo-nya?

    • Sy Azhari
      May 2, 2013

      Ga tau tuh. Kita juga kaget karena ga ada promo ataupun notifikasi dari mereka. Masa berlaku 1 bulan kayaknya.

      • Badai
        May 2, 2013

        okesip tengkyu🙂

  13. BACKPACKTOR.COM
    December 7, 2013

    Itu murah juga ya paketnya kalo langsung dari Phi-Phi Don😮
    cuma sayang banget tiket erry gratisnya mubazir :S

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 11, 2012 by in Go-Sees, Jalan-jalan, Thailand, travel and tagged , , , , , , , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: