Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Weekend Getaways : Bali (Part 1)

Image

rayuan (tiket ke) pulau kelapa

Perjalanan ke barat mencari kitab suci Bali ini sebenarnya udah lewat 2 bulan yang lalu. Mesti dipertegas aja sih, supaya gak dikira tiap bulan jalan dan punya pohon duit di rumah. Bermodalkan apalagi kalau bukan long weekend Ascension Day selama 4 hari. Setelah menempuh 3,5 jam penerbangan yang melelahkan dari Bandara Changi, akhirnya siang itu saya mendarat di Bandara Ngurah Rai yang terlihat sedang banyak bersolek di sana-sini untuk pembukaan terminal baru di tahun 2014 nanti (semoga ini bukan iming-iming buat Pemilu yah).

Hari 1

Karena saya bepergian sendiri kali ini, jadi gak ada rencana pasti mau ke mana, ketemu dengan siapa, dan sedang berbuat apa. Dari bandara, saya langsung ke Tune Hotel Kuta dan dilanjutkan dengan…TIDUR SIANG. Enak banget rasanya punggung nempel di kasur beneran setelah semalema  nempel di snooze chair yang jelas kalah empuk. Sorenya sempat ngider-ngider di Kuta dari Discovery Mall sampai perbatasan dengan Legian sonoan dikit. Niat awal saya tinggal di Kuta pada hari pertama adalah untuk mencoba AJ Hackett Bungee Jumping di Double Six. Sayang banget itu properti ditutup dan sirna lah sudah keinginan saya untuk bungee jumping untuk pertama kali (wait for me Macao & NEvis River!). Agenda pun dialihkan dengan menunggu sunset di Kuta, eh ternyata mendung. Yo wis, cuma pulang ke hotel dan salin untuk ber-ajojing ria di Legian.Umur memang gak bisa bohong yah, baru jam 11 udah tepar aja ini badan dan memutuskan pulang berjalan kaki dari daerah party di Legian ke hotel. Dan selesai lah hari pertama saya liburan di Bali.

Image

Love birds

Image

Pasukan Kebersihan

HARI 2

Antusias saat liburan itu berefek kepada jam biologis. Selarut apa pun tidurnya, pasti gak jauh-jauh dari subuh bangunnya. Buat saya, terlalu sayang rasanya liburan dihabiskan dengan tidur-tiduran. Yah namanya juga pegawai kantoran ya. Paginya lagi-lagi saya ke arah Pantai Kuta mencari sarapan pagi. Untung lah banyak mbok-mbok bakulan yang berjualan kue-kue tradisional dan jamu di sekitaran Kuta. Saat hendak kembali ke hotel, eh gak sengaja ternyata ketemu Bli Dirga untuk pertama kalinya. Ini orang udah lama cuwawakan bareng di Twitter, baru sekarang ketemu. Ya eyalah, sini domisili di Medan, situ di Bekasi. Gak nyangka bisa ketemu dan tanpa ada rencana. Sayangnya, pagi itu saya sedikit terburu-buru karena mau dijemput oleh Ficki & Siska buat keliling-keliling. Ficki ini teman sekost saya di Bintaro, dan bareng 3 tahun sebelum saya penempatan kerja.

Setelah temu kangen di lobby Tune Hotel Kuta dengan Ficki dan Siska, kami pun lanjut sarapan (lagi) di Ayam Taliwang Bersaudara yang plecing kangkungnya lekker pisan. Harusnya sih jadwal kita menjemput Arman yang baru liburan dari Lombok dan OTB Lombok-Komodo 5 hari 4 malem… cih, tajir banget.Tapi ya gara-gara ada Presiden SBY yang maen-maen ke Lombok, jadi deh itu bandara ditutup sebentar dan pesawat Merpati Lombok-Denpasar ditunda…3 Jam!!! Oh iya, sebelum menjemput Arman, kita bertiga featuring Tami (anaknya Siska & Ficki) sempat main-main ke arah Seminyak buat ngopi-ngopi ganteng juga.Edan bener ini properti-properti di Seminyak. Mulai dari hotel sampai rumah-rumahnya artistik bener. Dari yang sempat saya cek, rate hotel di daerah Seminyak pun lumayan tinggi yah.

Siang harinya, Arman Middleton pun tiba di Denpasar dan kita singgahi juga kediaman pasangan Ficki & Siska di Agung Podomoro City Komplek Rumah Dinas BPKP Denpasar sebelum kita meluncur ke Ubud. Ngumpul bareng Siska, Ficki, dan Arman ini sebenarnya gak terencana sama sekali. Ternyata pas banget tanggal Arman pulang liburan dari NTB-NTT dan Keluarga tuan rumah pun gak ada rencana ke luar kota. Sayang juga harus mesan hotel sana-sini padahal ada rumah nganggur, kan? *kedip2 manja*. Salah satu penginapan yang sudah saya pesan sebelumnya adalah Jati Homestay di Ubud. Tapi penyesalan itu berbuah manis karena tempatnya keren banget!!!. Penginapan yang berada di dalam family compund keluarga lokal ini unik banget. 10 kamar bernuansa tradisional Bali berada di satu area dengan rumah-rumah kediaman keluarga pemilik penginapan dan studio yoga. Penginapannya sendiri berada di ujung compound dan menghadap sawah sebagai pemandangannya. Sawah yang sama dengan yang dinikmati oleh tamu-tamu Komaneka Resort di seberang penginapan kami.

Image

Jati Homestay

Selepas check-in dan leyeh-leyeh sebentar menikmati tempat yang sunyi dan menenangkan ini, kami berempat mengesot ke arah selatan untuk makan sore (screw you, Diet!) di Bebek Bengil yang lagi-lagi menjual pemandangan sawah, Sebenarnya biasa aja sih ngeliat sawah, wong tiap hari berangkat dan pulang kerja melewati sawah. Cuma emang lagi liburan aja plus di pinggir sawah gak ada truk-truk dan mobil angkutan sarap a la a la Lintas Sumatera aja sih.

Setelah Siska & Ficki kembali ke Denpasar, saya dan Arman mengitari Ubud dengan berjalan kaki. Terpana dengan galeri-galeri di sini yang hanya menggunakan ruang kecil bisa memanggil-manggil calon pelanggan untuk singgah saking uniknya. Gak lupa juga kita berdua terpana dengan harga-harga yang ditawarkan dong, Ngenes di kantong kita yang rakyat jelita jelata. Perjalanan tawaf antar galeri dan butik berakhir saat Arman pengen liat kaos-kaos polos di depan sebuah butik yang bertuliskan “Closing Sale, up to 70%”, berakhir bukan karena Arman berhasil mengeksekusi niat awalnya, tapi karena kantong saya yang jebol karena saya lah yang mengeksekusi tas laptop dan memutuskan tobat untuk tawaf setelahnya.

Karena saya kurang tidur dan lumayan letih pun dengan teman sejawat saya ini juga baru kelar 5 hari berlayar, maka kami memutuskan mencoba Balinese Massage di dekat penginapan. Terbentur jam operasional, kami hanya bisa ambil paket 30 menit aja. Lumayan lah ini punggung dan bahu dapet insentif. Malam di Ubud kami tutup dengan makan malam di Nomad. Pilihan di sini karena udah males jalan kaki lagi kemana-mana. Pesan Pumpkin Ravioli yang meknyeus isian pastanya (begitu pun harganya) dan Burrito sebagai makan malam ditambah shrimp soup bonus dari chefnya. Sempat ada kesalahan saat penyuguhan minuman di meja kami. Yang kami pesan adalah Virgin Mango Mojito, lah kok yang datang malah Mango Mojito. Kalau belum tahu bedanya, kalau Mojito dengan embel-embel Virgin berarti cuma ada lime juice, daunt mint suwiran, soda, dan gula. Engga pake Rum. Emang sempet sih waktu minum terasa agak pahit dan si Arman rada pusing-pusing, tapi saya kira itu cuma efek soda water plus daun mint. Tapi ternyata emang yg dikasi itu Mango Mojito dan ketahuan pas lihat tagihannya. Mau komplain kok ya ga enak karena udah diminum abis…maklum bli, gak bisa bedain mana yang Mojito, mana yang Virgin Mojito. Keseringan pesen yang pertama sih kalo ke Bakerzin :p

Balik ke penginapan dengan jalan lunglai karena kantong jebol layaknya Max dan Catherine di 2 Broke Girls, namun hati juga senang pastinya. Apalagi saat sampai di Jati Homestay, pada rebutan tidur-tiduran di terasnya yang enak banget. Menghadap sawah dengan kursi rotan dan bantal-bantal merah darah, cukup banget mendukung kegiatan leyeh-leyeh sambil cemal-cemil buah (pencitraan!!) sebelum akhirnya tertidur karena tuntutan agenda besok hari yang bakal melipir ke pedalaman Bali Barat.

Image

Seluncurin aku ,Mas!! Seluncurin!!! -mulai edan-

Image

Tuan Rumah

Image

Tebak mana yang paling Blonde?

Image

Bebek Bengil Set

Image

Bebek Bengil Diner

Image

Bebek Bengil Diner

Image

Sunset in Bali

12 comments on “Weekend Getaways : Bali (Part 1)

  1. neng fey
    July 17, 2012

    knapa tas lo pingki gt sih koh @_@

    • Sy Azhari
      July 17, 2012

      bagus kan,mpok *salah fokus*
      aselinya merah bata itu, diedit emang jadi pinky gitu yah😦

  2. ska
    July 17, 2012

    aaaahhhh…

    • Sy Azhari
      July 17, 2012

      apa,jeng? kangen Ayam Betutu Men Tempeh ini!!!!

  3. ombolot
    July 17, 2012

    Postingan ini dalam pengawasan HRD … karena gw gak diajak

    • Sy Azhari
      July 18, 2012

      sok ajah diawasi, tapi oleh2 aku dari H&M tetep dapet kan om?

  4. dansapar
    July 18, 2012

    huwaaaaaaaaa….. itu pas kejadian kantong jebol di ubud serasa de javu
    pas ke sana bareng sisi, dari awal di jakarta, sama2 niat nggak belanja-belenji
    eh tau2 sampe ubud keliling satu toko ke toko lainnya
    Untung sisi yg lebih banyak beli
    huahahahhaha
    *setan*

    • Sy Azhari
      July 18, 2012

      tuh, berarti bukan gue doang kan. tapi gue cuma 1 item doang kok par. kalau lu kan mau nyaingin Miss Jinjing

  5. uv
    July 25, 2012

    ah, bebek bengil, kangen pisaann😦

    • Sy Azhari
      July 25, 2012

      Ayo ayo ke sana lagi kita.. Tempatnya enak banget buat leyeh2

  6. mockingjaysan
    February 1, 2013

    Jati Homestay-nya rkomen? Bca di trip advisor ada yg kurang gitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 17, 2012 by in travel and tagged , , , , , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: