Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Weekend Getaways : Bali (Part 2)

Underwater Menjangan

Hari ke-3 di Bali dan agendanya adalah mengunjungi Pulau Menjangan. Rencana ini bergulir macam bola salju. Awalnya Siska (dan tentunya sepaket denga Ficky) mengajak saya, setelah saya mengiyakan dilanjut dengan merekrut Vio dan. Ditambah Arman, jadilah kami berenam menuju ke Pulau Menjangan di Taman Nasional Bali Barat.

Pasangan tuan rumah menjemput saya dan Arman dari Denpasar ke Ubud jam 6 pagi. Pagi buta di Ubud itu sangat amat tenang, apalagi didukung penginapan kita yang terletak di depan sawah dan bukan di tepi jalan raya. Namun keheningan pagi itu pecah saat Arman melantunkan lagu “I Will Always Love You” yang amat sangat out of tunes dari kamar mandi!. Kita bertiga cuma ngakak-ngakak di dalam kamar. Sampai ketika kita ingin check-out, saya ditegur seorang bule tamu lain yg menginap 2 kamar di sebelah kita. Yah, kalau-kalau nama saya diblokir Jati Homestay, udah tahu lah siapa yang mesti disalahkan.

Mimpi Resort Menjangan

Berangkat pukul 6.30 dari Ubud dan kami menyusuri countryside Pulau Bali yang less hectic dan lebih asri daripada di wilayah selatan seperti Kuta dan Legian. Di daerah ini baru terlihat keanggunan Bali nan sabananyo. Rumah-rumah dengan desain tradisional, Pura-pura di pinggir jalan yang desainnya lebih humble, dan tentunya pemandangan pepohonan serta sawah yang asri dengan latar belakang pegunungan yang agung. 3 jam lebih perjalanan ditempuh, akhirnya kami tiba di Gilimanuk menjemput Eri &Vio di hotel yang eksotis banget. Eksotis banget karena kamar mandinya tanpa atap sementara di atas masih ada balkon kamar lain. Hahahahaha.

Karena dari Ubud kita belum sempat sarapan, maka sambil menunggu Vio dan Eri kita sisihkan waktu untuk beli Nasi Pecal di warung dekat hotel mereka (btw, sampai sekarang masih ga inget nama hotel mereka apa). Lumayan buat ganjel perut, walaupun makannya sambil sedikit akrobat karena harus dimakan di dalam mobil agar kita gak kesiangan ke Labuan Lalang.

Tiba di Labuan Lalang, kita sudah disambut Bli yang udah janjian ama Vio (ciyee, Vio!!). Sewa Kapal, sewa alat-alat snorkel, dan sewa kamera underwater pun diselesaikan oleh Vio. Cusss, berangkat kita ke Pulau Menjangan. Perjalanan kami singgah ke 2 spot di sekitar Pulau Menjangan. Yang pertama banyak ikan-ikannya namun karangnya banyak yang mati di permukaan, namun boleh dicek di coral wall (saya gak tau istilahnya apa) yaitu dinding karang yang mengarah ke dalam lautan dan ditumbuhi karang warna-warni yang masih sehat. Bagus banget. Sementara spot kedua lebih banyak karangnya dan lebih luas. Gak enaknya, kita kayak atlet renang maraton aja di sini. Diturunin di satu spot dan harus menuju kapal kira-kira 300 meter dari tempat kita diturunin. Puas sih melihat pemandangan bawah laut, tapi bengek juga ya.

Coral Wall

Puas hampir 3 jam bermain air dan memasuki jam makan siang, kita meluncur ke arah kota Gilimanuk. Para Mukalaf (muka lafar) udah terbayang-bayang ayam betutu di terminal lama Gilimanuk. Menurut Vio,rumah makan ayam betutu yang paling enak adalah Ayam Betutu Men Tempeh yang legendaris. Nah, gitu sampai terminal…semua rumah makan ayam betutu namanya Men Tempeh!!! goblos. Untungnya setelah browsing ketahuan mana yang asli. Sumpah ya, saya ini penikmat makanan pedas dan regular makan masakan Manado yang pedasnya ampun-ampunan seperti yang ada di Beautika, tapi begitu makan Ayam Betutu Men Tempeh berikut sambal terasinya…berasa dibakar ini bibir tapi enak. Memang sih ada sensasi terbakar dan pedas banget sampai saya nempelin gelas berisi es di bibir, tapi ada spektrum rasa lain seperti gurih dan wangi bumbu-bumbu lainnya di dalam sambel betutu dan terasinya. Jadi gak sekedar pedas-pedasan mercon doang.

Ayam Betutu Men Tempeh

pendamping Ayam Betutu

Perut kenyang, hati senang, saatnya kita pulang. Vio dan Eri balik ke Gilimanuk karena mau balik ke Malang besoknya, sementara kami berempat balik ke Denpasar. Sampai di Denpasar, sempet singgah di kediaman tuan rumah untuk leyeh-leyeh bentar. Kesian Ibu Supirnya nyetir pp 6 jam. Sayang banget saya udah booking Tune Hotel Kuta di malam terakhir saya, padahal kan bisa reunian sambil nonton final Liga Champion malam itu seperti zaman kuliah dulu. Sempat diajak Ficki keliling-keliling Denpasar dan Kuta sebentar termasuk ke tempat oleh-oleh Kresna yang buka 24 jam di dekat bandara sebelum diantar ke hotel. Dan ada kejadian aja Arman hilang. Ah, alasan itu, padahal emang mau kelayapan sendirian di Bali.

Malam terakhir di Bali cuma saya isi dengan istirahat karena kelelahan di perjalanan ke Pulau Menjangan tadi. Sempat nonton Liga Champion paruh terakhir sekalian bersiap-siap ke Bandara. Penerbangan saya jam 8.40 pagi pun berjalan lancar dan siap-siap menuju tujuan berikutnya, Surabaya. Auf wiedersehen, Bali. See ya next year😉

Pulau Menjangan

Pulau Menjangan

Little House In The Prairie

Ayam Betutu Men Tempeh, I’ll be back!!!

gorgeous fishes

Fish Fiesta

Happy Hour

Hey, Blue😉

rush hour

13 comments on “Weekend Getaways : Bali (Part 2)

  1. ska
    July 25, 2012

    gue senyum senyum, ngikik ngikik sendiri bacanya. aaaaah.. fun fun ffuuunnn.. *udah lupa rasanya teler abis disuruh berenang 300 meter sambil menggapai gapai tak sampai kapal yang keliatan deket tapi ternyata jauuuh*

    • Sy Azhari
      July 25, 2012

      ada untungnya juga gue ga cuci tangan bersih-bersih banget ya, karena aroma Betutu Men Tempeh-nya lengkeeetttt dan gue ciumin 3 jam perjalanan. hihihihihi. kangen Bali ih. Kangen Tamindud Mobil Oyang-oyang.

      itu ya bapak yg bawa kapal kita, mesti gitu parkirnya ratusan meter dari kita, gak dijemput gitu. Besoknya bahu gue langsung jadi kayak Elsa Manora Nasution

  2. dansapar
    July 26, 2012

    “Dan ada kejadian aja Arman hilang. Ah, alasan itu, padahal emang mau kelayapan sendirian di Bali.”

    huahahhaaa…. ini mah #modusblonde
    waakkakakakakkakaka

    btw, gue jg pgn juga ke menjangan
    *masukin agenda
    *nasib blm bs liburan tahun ini😥

    • Sy Azhari
      July 26, 2012

      Aku juga ragu itu nyasar beneran. Emang modus sih sebenarnya. Ndah, Huda, ama Gue udah ke Menjangan..tinggal lu par. Ntar berubah nama jadi Pulau Nunun itu.

      • ndahdien
        July 27, 2012

        Kasiyan ya sapariyem belum pernah ke Menjangan, apa perlu qt anterin?
        eh tapi kan dia sukanya pergi menyendiri menggalau meratap dan meraung-raung

        sayang juga ya koh elo dah nyampe menjangan gak mlipir ke Lovina, gak bisa menikmati golden haze bersama lumba2 cantik…. gak perlu pake pantat tepoz lhooooo!!!
        *lirik sapariyem

  3. samhoed
    July 27, 2012

    Hahahaha… pulau Nunun..
    Eh tapi kan sapari katanya mau ke Togean. Mampus ga tuh!

  4. gold account
    August 10, 2012

    Walaupun penampilannya biasa saja dan terkesan seperti opor, namun jangan sampai tertipu. Ayam betutu ini memiliki rasa pedas yang lumayan garang. Rasa kunyit serta rempah-rempah khas Bali yang kuat, membuat hidangan ini terasa luar biasa. Ayam yang digunakan pun ayam kampung yang berukuran besar sehingga dagingnya terasa sedikit berotot (namun tidak alot) dengan tulang yang besar. Biarpun pedas, tapi tanpa terasa saya menghabiskan ayam betutu ini hingga tandas sekuah-kuahnya. Nagih!

  5. mega sijabat
    August 21, 2012

    halo, mau nanya dong. nanti akhir pekan saya mau ke menjangan. ada info katanya harus sewa boat ya untuk anter ke lokasi dive dan snorkelingnya? boleh tau ngga berapa harga sewa kapalnya? biasanya kan patungan rame-rame tuh biar murah, itu harus kita sendiri yg cari temen patungan atau pihak penyewa sendiri yg cari penyewa? tolong info yah biar tau harus bawa duit berapa milyar hehehhe.

    makasiiihh ^^

    • Sy Azhari
      August 22, 2012

      Iya bener, harus sewa perahu buat ke Pulau Menjangan dari pelabuhan Labuan Lalang di sebelah Mimpi Resort. Kemarin untuk 5 jam kita sewa 450ribu. Kebetulan ga ada kontaknya krn teman saya yg ngurusin.

  6. catering di denpasar bali
    October 27, 2012

    Keren nih tulisannya, keep posting ya…
    Sudah Coba Empat Tempat Makan Unik Di Bali
    Klik http://goo.gl/ZGcfU

  7. Pingback: Maksa ke Menjangan | DanSapar

  8. Titan_mahera
    May 24, 2015

    Pengalaman gue sie tahun baru 2015 kesono, bingung cari cara ke pulau menjangan, karena kehabisan boat dari banyuwedang maupun dari pelabuhan ilalang, ternyata ada kawan kami yang membantu dari yogyakarta untuk menghubungi bli azhari di pulau menjangan, ternyata syukur nomer telponnya aktif, dan gue bisa berangkat di hari itu, kami 6 orang di pagi itu, dan di jemput oleh para guidenya Bli Azhari, Namanya Aria & Ardi, kami langsung diajak menyberang melalui pasir putih , awalanya takut ternyata tempatnya benar – benar indah …….Buat temen – temen sekedar berbagi kalau mau kemenjangan hubungi langsung di http://www.tamannasionalbalibarat.com atau yang jaga reservasi Bli Azhari nope nya 0811393757 , jangan sampai kayak gue……cari di tempat jadi kwalahan, lebih baik 3 hari sebelumnya kita sudah booking……..semoga bermanfaat buat kawan-kawan yang mau kemenjangan bali,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 25, 2012 by in Bali, Jalan-jalan, travel and tagged , , , , , , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: