Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Calamianes Expedition: Coron Island Tour

Lake Kayangan, Coron Island

Hari ketiga di Coron. Seperti yang sudah dijadwalkan, kami mengikuti tur lain dari Coron Galeri. Kali ini tur reguler yang mereka adakan setiap hari mengingat animo wisatawan yang datang ke sini untuk menyusuri Coron Island cukup tinggi. Walaupun judulnya Coron Island Ultimate Tour, ternyata turnya tidak hanya berkutat di pulau tak berpenghuni itu saja, namun di luar dari itu dan ada beberapa spot yang mengejutkan buat saya.

Seperti biasa, tur dimulai pada pukul 8.00 dari kantor Coron Galeri menuju Coron Bay Harbour, tempat perahu bangka kita bersandar. Kali ini anggota tur terdiri dari 8 orang: saya, minion saya si Bolot, Bryan & tunangannya, Pierre & pacarnya, dan sepasang Operator Customer Service provider lokal yang suaranya merdu banget (ya iyalah!). Tujuan pertama tur kali ini adalah…

CYC ISLAND

Pulau mungil ini punya pantai berpasir putih dan dikelilingi perairan yang dangkal. Karena dangkal dan dikelilingi karang-karang yg sudah mati, kami turun sekitar 150 meter dari pulau dan berjalan kaki atau berenang menuju CYC. Untungnya, di sisi lain CYC dasar lautnya berisi pasir dan rumput laut. Sensasi menjadi dugongnya makin kerasa aja nemu pemandangan ini. Air lautnya (seperti biasa) jernih bukan kepalang. Kita sih gak lama di sini karena mau menikmati tujuan lainnya yakni…

CYC Island (left)

CALACHUCHI CORAL EDEN

Snorkling spot ini mirip dengan yang kami singgahi di tur kemarin. Bedanya, perairannya lebih dalam dibanding Siete Pecados dan Coral Triangle Garden. Walaupun ada beberapa Bulu Babi (Sea Urchin) yang beredar di sini, karang-karang di sini gak kalah cantik dengan kedua tempat tadi. Saking cantiknya, si Pierre yang mahasiswa asal China dan tampak jarang berjalan-jalan ini langsung berteriak “WOWWWW” -tanpa koprol- begitu melihat pemandangan air berwarna biru muda dengan refleksi karang-karang terpantul tadi. Dan lagi-lagi, saya gak bisa pasang fotonya karena masih nempel di kamera underwater Ombolot, pemirsah *bakar CD foto Sky Adventure*.

Calachuci Coral Eden

TWIN PEAKS REEF

Another hour, another snorkling spot. Kali ini penanda tempat snorkling kami adalah 2 tebing tinggi di lepas pantai Coron Island yang berukuran hampir sama. Kami diturunkan di spot tertentu untuk kemudian berenang sampai di balik tebing yang lain. Sayangnya populasi Bulu Babi di sini agak banyak, lumayan menutupi keindahan karangnya yang ciamik.

Kirain ya awalnya kayak biasa, kita diturunkan dan kapal menunggu di tempat yang sama. Namun tidak kali ini. Asik berenang ke sana – kemari mencari alamat,  walhasil lupa rombongan yang lain ada di mana. Panik dong! masa nebeng kapal lain. Bolak-balik berenang cuma ketemu Ombolot…yang juga nyasar. Akhirnya teriak-teriak lah, ehhh.. ternyata gak lama kapal kita datang dengan pemandangan para penumpang lain melambaikan tangan ke kami dan berteriak “bye bye, Mas… see you in Coron”. Semprul. Dikerjain kita.

Kebodohan gak berhenti di situ. Kirain ya kita udah komplit semuanya, sampe pacarnya Pierre bilang “Pierre…Pierre. where are you?”. Lah, dikirain udah kumplit semuanya. Dan komentar berikutnya gak kalah mencengangkan dari wanita itu: “He can’t swim!”. Buwakakakaka. Emang si Pierre ini pecicilan banget. Untuk ukuran orang yang gak bisa berenang, dia sangat aktif banget menjelajahi air dan terlihat sangat menikmati trip ini. And by the way, pacarnya si Pierre ini keren banget kalo ngomong. Dalam 1 percakapan, dia bisa 3 bahasa: ngomong Mandarin dengan Pierre, nyerocos English kalo ke saya & Ombolot, dan Tagalog ke 4 orang lainnya. Sakti!.

Setelah anggota komplit dan saling mentertawakan kebodohan masing-masing, suasana di kapal agak cair. Saling kenalan dan ngobrol, yang tadinya gak ada yg berani ngobrol ama saya. Pun dengan Ombolot yang dikira turis African-American sma supir taksi di Cebu. Hiks. Apalagi Bryan yang punya co-worker orang Indonesia dan ngerti banyak tentang budaya kita. Dia pula yang pertama manggil kita “mas..mas”. Kapal pun beranjak ke pemberhentian berikutnya… Bendungan Hilir.

HIDDEN LAGOON

Kirain ya apa gitu, kita disuruh nyemplung di tengah-tengah laut yang ga ada karangnya dan lumayan dalem. Ternyata eh ternyata, pas nyemplung kita mendapatkan sensasi seru di sini. Kalo kata Katy Perry, air di sini tuh Hot & Cold!. Kalau kita megang permukaan air, maka ada sensasi dingin Sprite dan tawar. Jika kita masukkan ke dalam lagi kira-kira +/- 30 cm, airnya berubah menjadi hangat dan asin. Naga-naganya, air dingin tadi datang dari delta sungai kecil yang ada di dekat Hidden Lagoon ini. Beneran baru ngeh gitu ikut trip ini.

Hidden Lagoon

Puas bermain di 4 tempat di sekeliling Coron Island, kita pun beristirahat untuk makan siang sekitar pukul 1 di Isla Bulungan. Denger cerita-cerita sih, trip B-1 Coron Galeri ini dulunya makan siang di Atwayan Beach. Karena ada keberatan dari orang lokal, pantai itu ditutup dan dipindah ke Isla Bulungan yang gak kalah apik juga kok.

Menu makan siang kali ini agak beda dengan hari sebelumnya. Ikan Kuwe besar sih tetap tersaji di meja bambu, tapi kali ini ada Mie Sedap Ayam Spesial nih pelengkap lain yaitu Tagbanuan Seaweed Salad. Salad rumput laut muda khas suku Tagbanua, suku asli di Calamianes. Jangan dibayangkan rumput laut ini yang sudah tua yang menjulai-julai di dasar laut ya. Rumput laut yang digunakan yang masih muda yg bentuknya kayak bubble dan berisi cairan. Rasanya? awalnya sih geli, tapi gitu pertama nyoba langsung nagih. Campuran Rumput laut muda, tomat, dan air perasan jeruk lemon menetralisir amisnya ikan kuwe bakar.

Tagbanuan Seaweed Salad

Walaupun Isla Bulungan ini cukup bagus juga buat cibang-cibung, tapi gak se-spektakuler tempat pemberhentian kita makan siang sebelumnya, Dimanglet Island. Pantai yang landai dengan pondok-pondok kayu & bambu dinaungi pohon-pohon yang teduh menghadap Kepulauan Calamianes. Oh, surga banget.

Menjelang hari beranjak sore, kami pun beranjak ke pemberhentian terakhir dan yang paling saya tunggu-tunggu:

Lake Kayangan Entrance

LAKE KAYANGAN

Lokasi laguna ini mirip dengan Lake Barracuda. Bedanya, jika ke Lake Barracuda kita cukup menanjak untuk mencapainya, di sini kita harus menanjak puluhan anak tangga dan kembali turun lagi untuk tiba di danau yang disebut sebagai “Cleanest Lake in The Philippines”.

Danau air tawar dengan bebatuan kuning menyala di dasarnya dan tebing-tebing karst mengelilinya. Tempat-tempat peristirahatan dari kayu dibangun di pinggir danau. Syahdu banget rasanya berada di sini. Seakan lupa semua permasalahan dunia (yah, dan inget lagi begitu liburan ini selesai…dan nambah).

Untuk trip hari ini, saya cukup membayar 650 Peso (Rp 162.500) dan tambahan 100 Peso (Rp 25.000) untuk perlengkapan snorkling. Worth every penny. Snorkling di beberapa tempat dan diakhiri dengan cibang-cibung di danau yang bersih. Ditemani dengan teman-teman baru yang rame terutama Bryan yang ngocol banget. Plus, sepanjang kita snorkling..kita selalu ditemani aneka suara burung dari balik tebing-tebing tadi. Tur Phi Phi Island April kemarin berasa kebanting banget setelah main ke Coron ini. Padahal ya  menurut saya Phi Phi Island – Maya Bay dan sekitarnya tadi sudah sangat bagus. Dan satu kelebihan lain, di sini gak banyak turis lain. Sepanjang perjalanan, kami paling bertemu dengan 4-5 kapal berisi 2-8 orang. Ciamik pokoknya. Juara!

Rombongan Tur

Numpang mejeng ya😉

Lake Kayangan

Hidden Lagoon

Underwater Lake Kayangan

Enjoy Lake Kayangan

View from Isla Bulungan

Happy Hour at Lake Kayangan

Lake Kayangan View Point

16 comments on “Calamianes Expedition: Coron Island Tour

  1. dansapar
    November 26, 2012

    Lake kayangan-nyaa
    surga banget. assalamualaikum bgt untuk dikunjungi, deh
    *cari yg mo modalin ke sana*

    • Sy Azhari
      November 26, 2012

      Yang dikunjungi dan mengunjungi sama surganya kok,par. *cuci mata pake Garnier* *kelilipan*

  2. j4bung
    November 26, 2012

    kapan ya bisa kesana….

  3. buzzerbeezz
    November 26, 2012

    Pun dengan Ombolot yang dikira turis African-American sma supir taksi di Cebu. <- awal ketemu Ombolot aku juga mikir gini lhoo..

    • d'bolots
      November 27, 2012

      HEH !!! inget karma dibalas sebelum tarikan napas kedua ya, camkan itu anak muda *dadah2 dari Rapid Penang*

      • Sy Azhari
        November 27, 2012

        Jangan begitu om, sapa tau dia minta Next Level Karma. Kegencet pintu BTS mungkin . fufufufufufu

  4. Halim Santoso
    November 26, 2012

    Kaya Raja Ampat bener viewnya….lebih murah lagi…. Manila i’m coming…. hehehe

    • Sy Azhari
      November 26, 2012

      Mirip-mirip emang ya kalo dilihat. Sebenarnya di sini banyak spot Wreck Diving sih. Ada selusin ‘bangkai’ kapal perang di sekitar Coron. Berhubung ga mau diving krn Claustrophobia, ya niatnya diurungkan😦

  5. zou
    November 30, 2012

    Lake Kayangan bagus bangetsss ..
    Tenang, damai gitu ya kesannya ..
    Penghuninya baik juga kan ya ? Ga kaya ‘kayangan’ yang laen ..

    #ups

    • Sy Azhari
      November 30, 2012

      HUSSS *blog ini dalam pengawasan HRD*

  6. Putri Wanasita
    March 13, 2013

    kesananya waktu itu bulan apa mas? aku rencana nya bulan november mau ngeteng dari puerto princesa terus lanjut ke el nido dan diakhiri di coron. Kira2 bulan november cuaca disana gimana yah mas?

    • Sy Azhari
      March 14, 2013

      Saya kemarin bulan Oktober. November s.d Mei itu peak season. Wah, saya juga November rencananya ke Puerto Princessa dan El Nido. Jangan2 ketemu lagi :p

  7. Putri Wanasita
    March 14, 2013

    Aku sudah beli tiket jkt-manila PP, kemarin dapet promo dari cebu cuma 700ribu/org sudah termasuk bagasi 15kg😀 untuk tgl 30nov-4des, dan rencana nya mau beli lagi manila-puerto princesa dan coron-manila. Jadi nanti saya mau explore dari puerto princesa lanjut ke el nido naik by van terus lanjut ke coron by boat.

    • Sy Azhari
      March 14, 2013

      Wah,murah Cebu Pacificnya. Cek Montenegros Lines aja yg El Nido ke Coron. Sapa tau udah ga ada lagi. Saya sih 1-10 Nov rencananya di sana.

      • Putri Wanasita
        March 14, 2013

        Ah iya.. Aku baca2 katanya montenegro lines skg sedang tidak beroperasi yah? Dan itu satu2nya fastboat kah? Semoga akhir tahun sudah beroperasi kembali. Duh liat foto2nya, makin nggak sabar kesana deh🙂 thank you banget info nya, sangat berguna.. Soalnya jarang yang pergi ke palawan🙂 kebanyakan nemu tulisan tentang perjalanan ke phuket🙂

  8. Cony
    April 20, 2014

    Hallo, salam kenal…🙂

    Boleh tanya nih, kalo dari puerto prinsesa ke coron itu pakai boat apa ya? Trus, berlabuhnya dari mana?
    Lg kumpulin info buat bisa kesana nih:)
    Makasi sblmnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: