Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Kembali Bertamu ke Cebu

Welcome to Cebu.

Puas menghabiskan 3 hari di Luzon dan 4 hari di Palawan, kami melanjutkan perjalanan ke region lainnya…Visayas. Kali ini kami menyambangi kembali Cebu, yang pernah kami singgahi hanya 10 jam sebelum berlayar ke Bohol tahun kemarin.

Berhubung sewaktu beli tiket belum ada penerbangan langsung dari Busuanga (Coron) ke Cebu, maka pilihannya adalah transit di Manila atau Puerto Princessa. Pingin sih sebenarnya transit di kota kedua, namun tagihan kartu kredit berbicara dan saya memutuskan mengambil tiket Manila-Busuanga-Manila dilanjut dengan Manila-Cebu malam harinya. Ternyata pada Oktober 2012 beberapa hari sebelum kami ke sini, sudah dibuka penerbangan Busuanga – Cebu oleh Cebu Pacific Air.


Pesawat dari Busuanga mendarat tepat waktu di Manila pada pukul 4 sore. Seharusnya kami punya waktu 5 jam transit sebelum terbang ke Cebu pukul 9 malam. Namun karena ada perombakan pemakaian armada antara Philippines Airlines (PAL) dan Airphil Express (subsidiary airlines of PAL), jadilah penerbangan kami dimajukan ke pukul 7.40 malam. Rencana untuk melipir ke kota dan menikmati sunset di San Miguel By The Bay di belakang Mall of Asia pun sirna karena takut waktunya gak cukup. Waladalah, ternyata penerbangan kami yg sudah dimajukan kembali dijadwal ulang ke pukul…9. Podo wae!. Sampai di Cebu pun kami langsung beristirahat di Tune Hotel mengingat hari sudah malam dan badan sudah letih.

Ada sedikit cerita saat perjalanan di pesawat sampai kami mendarat di Cebu. Saat berada di pesawat, mbak-mbak di sebelah nawarin makanannya dengan bahasa Tagalog dan seperti biasa saya jawab dengan default: “I’m sorry, i can’t speak Filipino. I’m not a Filipino”. Dan dia pun menuding “So, are you a Korean?”. Doenggg. Pas di bandara, supir taksinya nyerocos dengan bahasa Cebuano. Dan di jok depan terjadilah percakapan ini:

Saya: “I’m sorry sir. I can’t speak Cebuano and Tagalog. I’m not a Filipino”

Cab Driver: “Oh, i am sorry. i thought you are a Filipino..so what’s your nationality,sir?”

Saya (ingin menguji): “Wanna guess?”

Cab Driver: “Hmmm…American? are you a Fil-Am?”

Saya: “No, i am from Indonesia. What makes you think i’m an American?”

Cab Driver: “not really sure about you, i think you are between a Fil-Am or a Singaporean. But then again you bring an African-American friend, then i think you are also an American”

Untungnya Ombolot udah duduk manis di jok belakang dan ga ikut percakapan tadi, mengingat volume suara saya yang pelan ngalahin putri keraton.

view from rom: Busay Hill

Besok paginya bar ngeh sepenuhnya kalau Tune Hotel ini letaknya di dalam Cebu Business District dan tepat berada di depan Ayala Center Cebu, mal milik Ayala yg juga mengelola Greenbelt dan Glorietta di Makati City. Pagi itu pun kami sempatkan sarapan di Ayala Center dilanjut keliling di Business District yang seperti biasa sangat bersih dan dipenuhi taman-taman. Pekerja kantoran dan mal pun rame memenuhi taman untuk menyapa dan ngobrol bersama teman-teman lain sebelum jam kerja masuk. Seru ih.

Menjelang siang, kami melipir dari hotel di kawasan Uptown Cebu menuju Downtown Cebu. Kalau Uptown Cebu dipenuhi perkantoran pemerintah, mal dan pusat bisnis maka Downtown Cebu ini ibarat kota lama. Ada Katedral St Nino dan Magella Cross yang tahun 2011 sudah kami kunjungi. Nah, kali ini kami mengunjungi.. SM Cebu mall. Hihihihi…itung-itung lepas kangen udah 4 hari gak menginjak mal.

Cuma sekedar numpang makan siang dan nonton Frankenweenie di IMAX SM Cebu doang. And by the way, penonton di IMAX pada waktu itu cuma kita berdua. Iya juga sih, mengingat itu jumat siang.Anak sekolah belum pulang, apalagi yang kerja.

Yang mencengangkan dari mal di Ibukota Provinsi ini adalah ukurannya yang lumayan bikin gempor kaki. Gak cuma diisi dengan tempat belanja doang, di sini ada kantor pelayanan pemerintah untuk mengurus SIM, Tes Darah, Narkoba, Kantor Pos, dan Warnet di tengah-tengah atrium di bagian annex. Di luar area mall, disediakan mobil semacam odong-odong untuk mengantar tamu dari pintu keluar mal ke area parkir atau sebaliknya. Dan jangan sedih…di area parkir ini ada juga area khusus angkutan umum dan bis.

Free Shuttle at SM Cebu. Saking gede malnya

Satu hal yang membawa saya ingin balik ke Cebu adalah Sky Experience Adventure. Dan kali ini pun saya menyinggahi wahana yang letaknya di lantai 37-40 Tower A Crown Regency Hotel, Fuente Osmena (jangan sampai salah karena ada 3 hotel Crown Regency di area Cebu & Mactan). Dan seperti tahun kemarin, saya mencoba ultimate combo Sky Walk, Edge Coaster, dan Tower Zip berbonus Sky Lift. Untuk paket ini, kita dikenakan tarif 1000 Peso (Rp 250 ribu) berbonus magnet kulkas. Cerita saya di Sky Experience Adventure tahun kemari bisa di simak di post ini.

Udah gak deg-degan lagi sewaktu jalan di pinggir gedung dengan ketinggian 137 meter. Malah rada centil nunggu kapan dipoto. Cuma sewaktu Edge Coaster sih masih rada terpancing adrenalin kalao posisi duduk 45 derajat menghadap bawah tanpa penghalang apa pun kecuali penahan badan di mesin.

Kelar dengan kedua wahana tadi, kami menuju area Sky Extreme untuk melakukan Tower Zip di lantai 40 (+/- 145 m) dengan dipandu oleh mas-mas yang mirip banget ama Paolo Serrano. Tower Zip ini adalah zipline dari lantai 40 Tower A ke area rooftop Tower C. Sensasinya lumayan deg-degan. Tapi bakal lebih deg-degan lagi Sky Lift yaitu saat kita dikerek balik dari Tower C ke Tower A yang menanjak dan lebih lama. Buat saya yang demen ketinggian sih, menyenangkan banget.

a Fil-Am & An African-American tourists😀

Yang serunya lagi, petualangan kami di Sky Experience Adventure ini dari sore hingga malam. Artinya, kami dapat view kota Cebu dan sekitarnya (termasuk Busay Hill) pada saat sore menjelang senja dan juga kelihatan pemandangan malam kota yang dipenuhi lampu terutama kawasan pelabuhan yang indah.

Tadinya sih kelar main-main di ketinggian, kita ingin main ke Fuente Osmenao, bundaran di pusat kota sekaligus taman kota, dilanjut ke Cebu Capitol Building yg beraksitektur kolonial Spanyol dan dihiasi lampu berwarna…Pink. Sayangnya hujan menginterupsi rencana kami. Manusia boleh berencana, Tuhan juga yang menentukan. Sampai jumpa lagi di Dorce Show..Show..Show.

Malam harinya kami menghabiskan waktu di Ayala Center. Dari kejauhan sudah terdengar jedag-jedug dan ternyata ada acar Senam Aerobik Massal di The Terrace, atrium outdoor di Ayala Center. Memperingati Breast Cancer Awareness Month, para pengunjung yang berbaju pink boleh bergabung di atrium untuk ikut senam dan dipandu oleh beberapa instruktur bergantian. Pengen banget gabung, sayang baju pink udah keburu kotor terpakai di Palawan. Lagu-lagu senam aerobik selama lebih dari 2 jam itu pun gak kalah ciamik dong, dari lagu lokal, Janet Jackson, One Direction, sampai lagu yang bikin saya ikut bergoyang dikit-dikit: Rewind dari Artful Dodger dan Craig David. Aishhh.

“Ibu Ibu Cebu…mana goyangnya?”

The Terrace dengan berbagai aktivitas

Capek hati ga bisa bergabung di acara itu, akhirnya kami melipir untuk mencari makan malam. Ternyata eh ternyata, di taman di antara The Terrace dan Marriot Hotel banyak banget orang-orang piknik. Ada para wisatawan, ada orang lokal yang mojok, dan ada para pekerja kantoran yang pulang kerja. Semua pada duduk di rerumputan sembari menikmati waktu luangnya. Terpicu pemandangan tadi, kami pun ikut bergabung dengan pemandangan tadi. Sebelumnya, kami membeli bekal makan malam di Bon Chon Chicken untuk disantap di taman tadi. Bencik deh ada taman beginian yang bebas preman dan asongan. Pun gak ada yang gengsi gegoleran.

Malam pun semakin larut, saatnya beristirahat karena 2 hari dan 2 malam kami rasa cukup berada di Cebu City (yah, walaupun kita gak sempat ke Bantayan Island, Camotes, atau Malapascua Island). Besok siangnya Ombolot berencana kembali ke Indonesia via Singapura (tajir banget gak sih dia) dan saya melanjutkan perjalanan ke Boracay.

Piknik di The Terrace

Langsung ngerasa sub-standard liat terminal angkot bagus begini

Fuente Osmenao (Osmenao Circle)

SKY EXPERIENCE ADVENTURE

Mabuhay, Cebu..greeting from Edge Coaster

Yeeeehaaaa

Sky Walking..

Sky Lift. Dikerek balik ke Lantai 40 Tower A dari rooftop Tower B

8 comments on “Kembali Bertamu ke Cebu

  1. dansapar
    November 28, 2012

    ngakak liat dialognya
    eh tetep lho merinding (gak pake disco) liat foto2 sky experience adv itu pdhl kalian berdua centil gitu ya di sana dan gue uda liat kedua kalinya

    eeaa

    • Sy Azhari
      November 28, 2012

      Aman kok,par. Tapai ta gue maklum kalo elu sih ya. Mengingat riwayat di kereta gantung TMII dulu. Hahahaha

  2. d'bolots
    November 28, 2012

    Kenapa musti kaget gw balik ke Indonesia via Singapore, you’re Korean and i’m Afro-American tourist *rugi selisih kurs termasuk deductable account kan*

    • Sy Azhari
      November 28, 2012

      Wajar dong ya balik via Singapore. Wong ada yg dari Medan ke Bali aja via Singapore kok *berkaca*. Si Supirnya itu loh melenceng banget nebaknya…heran punya gue

  3. zou
    November 30, 2012

    Cab driver-nya jujur amat yak .. *ngikik*

    Err, itu dikerek2 gitu gimana2 ya tetep merinding dong deh ..
    Ngeliat aja sriwing2 rasanya, opo meneh nglakoni dhewe .. (-,-)”

    • Sy Azhari
      November 30, 2012

      Gak merinding dong. Wong, seru bangetttttt. Aku pun setuju banget ama supir taksinya loh *bisik2, takut ketahua Ombolot*

  4. cheeseandchoco
    December 18, 2012

    seruuu bgt sky lift nya, wajib dicoba inih buat yg ngakunya adrenalin junkie..
    *yg nulis ini ngakunya adrenalin junkie,tp stlah liat sky lift ini kayanya… um.. eng.. ehm… anuu… mmm adrenalin jadi2an kali ya*

    • Sy Azhari
      December 19, 2012

      Gak terlalu menakutkan kok. Orang cuma beberapa detik doang. Emang sih sky Lift yang paling serem karena paling lama, dan menanjak pula. Harus nyobain, apalagi sensasi ketinggiannya itu loh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: