Good Morning, Vietnam

Laid-back Hanoi
Laid-back Hanoi

Frase ini cukup terkenal di Vietnam. Diambil dari judul film yang dibintangi Robin Willliams dan Forest Whitaker, kemudian mewabah menjadi semacam sebutan yg menggema menggema di sepanjang Vietnam. Frase ini pun bisa dilihat di poster propaganda, kaos oblong, bahkan grafiti di tembok tengah kota.

Good morning, Vietnam. Sapa saya saat pesawat AirAsia dari Kuala Lumpur mendarat tepat pukul 8.15 pagi di Bandara Internasional Noi Bai, Hanoi. Cuaca dingin dan berkabut menyambut saya. Ms Phuong, staf Hanoi Guesthouse, sudah mewanti-wanti saya lewat email bahwa Hanoi saat ini sedang memasuki musim dingin dengan suhu bisa mencapai 10 Derajat Celcius. Berbekal informasi tadi, saya pun sudah menyiapkan diri untuk gak salah kostum pas datang kemari. Jaket tebal pun sudah siap sedia menemani perjalanan kali ini.

Mana di mana..anak kandung saya.
Mana di mana..anak kandung saya.

Saya dan Ari pun menunggu di area kedatangan menunggu satu orang lagi yang datang melalui Singapore. Ada yang khas dari penduduk Hanoi yang menjemput sanak-saudaranya di bandara. Mereka membawa bunga sembari menunggu di area kedatangan ibarat menyambut selebritis atau orang penting. Gak heran banyak yang menjual bunga di area bandara.

Pukul 11 siang, teman baru saya Nenny pun tiba dan tak lama kita pun menuju tengah kota dengan minibus. Dari yang saya baca-baca, tarif minibus ini sebenarnya US$2 / 40.000 Dong untuk orang asing. Akan tetapi saat itu kita ditagih US$ 3 untuk perjalanan Bandara ke pemberhentian minibus bandara di Quang Trung Street, French Quarter. Tak ingin berdebat karena 1 Dollar di hari pertama, kami pun meluncur. Di minibus ini, saya berkenalan dengan Eddy, seorang anak muda lokal yang baru mengantar kakaknya ke bandara. Beruntung banget bisa ketemu dengan Eddy ini. Bahasa Inggrisnya lumayan lancar, sehingga bisa jadi penerjemah dadakan antara saya dan supir. Eddy pun banyak memberi tips kepada kami. Dari cara membawa ransel di depan demi menghindari copet, jangan memegang ponsel di keramaian karena rawan jambret dengan sepeda motor, dan menolak tawaran supir untuk mengantar kami ke Guesthouse dengan tambahan biaya US$ 5. It was a really nice gesture from a local in our first day.

Old Quarter side of Hoan Kiem Lake
Old Quarter side of Hoan Kiem Lake

Dari Quang Trung Street, French Quarter yg terletak di selatan Hoan Kiem Lake, kami harus berjalan kaki sekitar 1 km menuju penginapan yang ada di utara danau dan berada di distrik Old Quarter. Capek? NO!. Pemandangan sekitar Danau Hoan Kiem sungguh menakjubkan. Bangunan tua ala Sino-Vietnam dan arsitektur kolonial Perancis masih berdiri dan terawat. Pepohonan-pepohonan menaungi pinggiran danau. Mulai dari yang rindang, atau yang berguguran dan menyisakan sedikit daunnya yang kemerahan. Boulevard di pinggir danau maupun Le Thai Tho Street di barat danau sungguh tertata rapi. Rapi tanpa cela. Tanpa bolong-bolong. Tanpa pedagang kaki lima yang meraja. Gak ada pemandangan langit biru saat itu di Hanoi. Hanya langit berwarna abu-abu tertutup kabut tebal. But, hey… kalo mau nyari langit biru mah di Indonesia juga bisa dan gak perlu jauh-jauh kemari. Lebih dari 300 hari dalam setahun tersedia.

Memasuki daerah Old Quarter, pemandangan Hanoi seperti yang dideskripsikan banyak orang pun terlihat juga akhirnya. Puluhan bahkan mungkin ratusan sepeda motor berlalu lalang seperti tanpa ada aturan berlalu-lintas. Untungnya hari masih siang dan masih sepi dibanding jam berangkat atau pulang kerja, jadi masih bisa nyeberang dengan santai. Jalanan Old Quarter yang sempit dan terkadang satu arah pun terlihat morat-marit diisi dengan berbagai jenis kendaraan, Sepeda Motor, Mobil, Taksi, Cyclo, dan semuanya berulang kali membunyikan klakson layaknya meteor udah mau menghantam Hanoi. Untungnya kesemrawutan itu diimbangi dengan pesona Old Quarter dengan bangunan tua, aktivitas warga, dan udara yang sejuk.

Ranjang (belum) Ternoda
Ranjang (belum) Ternoda

Di Hanoi Guesthouse, kami disambut oleh 2 staf guesthouse bernama Ms Khanh & Ms Huyen. Kamar yang kami pesan sesungguhnya adalah 1 Deluxe Room seharga US$ 38 dan 1 Standard Room seharga US$ 29. Tetapi karena sedang full house dan terjadi tumpang tindih pemesanan, kami dipindahkan ke 1 Deluxe Triple Room di lantai 8 seharga US$ 55 dan mendapat diskon menjadi US$ 45. Ms Khanh berulang kali meminta maaf, padahal kita seneng banget karena selain bisa 1 kamar juga mendapat diskon. Sembari menunggu kamar disiapkan, Ms Khanh mengajak kami ngobrol dan memberi tips kalo berjalan-jalan di Hanoi. Dia bilang paspor dan sebagian uang ditinggal aja di safety box karena di sini rawan copet. Raut wajahnya sempat kecewa saat kita bilang bahwa sepulang dari Ha Long Bay Cruise kami akan menginap di tempat lain. Dengan Bahasa Inggris patah-patahnya dia berusaha melayani tamu dengan maksimal. Ms Khanh & Ms Huyen memberikan kami apa yang disebut dengan pelayanan prima.

Pagi yang indah untuk mengawali perjalanan di Vietnam. Bertemu dengan pria lokal yang ramah serta memberi banyak info, staf hotel dengan pelayanan prima, hingga hawa sejuk Hanoi yang menggoda untuk menyeruput Kopi Vietnam yang kondang dari cara penyajian dan rasanya. Kondisi yang sempurna untuk menghabiskan cuti dan menyegarkan pikiran kembali. Xin Chร o Viแป‡t Nam.

Le Thay To Street (West Side of Hoan Kiem Lake)
Le Thay To Street (West Side of Hoan Kiem Lake)
Hanoi Street Food Scene
Hanoi Street Food Scene
Nguyen Azhari
Nguyen Azhari

15 thoughts on “Good Morning, Vietnam

    1. Tenang,par. Masih banyak penampakan bangunan tua di episode mendatang. Ya karena di pusat kota emang isinya bangunan tua semua. Jadi iri dan pengen kembali deh ๐Ÿ˜ฆ

    1. Dikira lebay mungkin. Tapi mereka ini ekspresif banget, selain ngasi bunga juga manggil2 + teriak2 sambil pelukan. Lama ga ketemu atau yg dijemput ini imigram di negara lain ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s