Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Don’t Tell My Mother… I Was in Chiang Mai

Emang karakter saya sih kalau jalan-jalan jarang pamitan sama orang tua. Biasanya sih cuma bisik-bisik ke adik-adik dengan imbalan oleh-oleh tertentu. Yah, biarpun sudah berpenghasilan sendiri tapi tetep aja saya gak enak dengan kedua orang tua saya. Begitu pun perjalanan ke Chiang Mai di awal bulan kemarin. Ngakunya sih pergi ke Banda Aceh dan pulang-pulang udah bawa 2 kotak dendeng yg dibawa rekan seperjalanan yg tinggalnya memang di sana. Pfffttt.

a Tee from Night Bazaar

cute T-shirt from Night Bazaar

Well, tentang perjalanan ke Chiang Mai kali ini saya beneran santai aja. Cuma sedikit waktu saya luangkan untuk browsing karena kesibukan di kantor yg makin menjadi-jadi, juga karena di awal-awal browsing pasti cuma ada Wat..Wat..dan Wat lagi sebagai tempat wisata di pusat kota Chiang Mai. Kalau gak kuil, ya gajah. Jadilah saya mengalami demotivasi untuk browsing lagi dan pergi ke sana dengan seorang anak…anak yang pandai dan juga pemberani tanpa agenda pasti selain leyeh-leyeh keliling kota.

Apa yang saya sangka dengan kenyataan di lapangan mengenai Chiang Mai ternyata berbeza jauh. Saya sangka kotanya berbentuk kota tua sejenis Old Quarter di Hanoi atau Malaka. Ternyata Chiang Mai boleh dibilang asik & chic. Kota ini mengingatkan saya akan Jogjakarta atau Bandung karena industri kreatif di sini hidup banget. Saya yang buta dengan seni kontemporer merasa terhibur dengan apa yang disediakan Chiang Mai.

Cara terbaik menikmati inti kota Chiang Mai menurut saya adalah dengan rental sepeda yang dihargai sekitar 50-100 baht per 24 jam. Sepeda motor juga banyak tersedia untuk disewakan. Mau lebih ekstrim dan lebih mahal, coba pinjam segway di Segway Gibbon yg dibanderol 1,599 Baht per 2 jam. Hiks.

Segway at Gibbon

Segway at Gibbon

Bagi saya, Chiang Mai memang bukan kota yang fotogenik. Kabel-kabel listrik berseliweran dan awut-awutan menutupi bangunan-bangunan tua di dalam Old City. Walaupun begitu, kota ini lebih enak dijelajahi karena ukurannya yang gak terlalu besar, tingkat polusinya yang rendah banget, dan pemandangan di sekeliling kota yang menakjubkan. Kemana pun kita berjalan, siluet pegunungan menjadi latar belakang pemandangan kota.

Kota tua Chiang Mai sebagai ikon wisata bekas ibukota kerajaan Lanna ini tampilannya cukup unik. Dipisahkan oleh parit yang mengelilingi kota tua dan ada beberapareruntuhan tembok tua sebagai tanda merah di pipi bekas gambar tanganmu pemisah antara kota tua dan wilayah lain Chiang Mai. Ta Phae Gate di sisi timur adalah reruntuhan yang paling terkenal. Sisanya seperti Suan Dok, Suan Prung, dan Katam Corner hanya berupa tembok bata kecil penanda zaman.

Di dalam kota tua ini ya, tiap jalan 5 menit pasti ketemu Wat (kuil Buddha). Yang paling terkenal pastinya adalah Wat Chedi Luang, kuil terbesar di zamannya. Sekarang, bentuknya adalah reruntuhan dengan beberapa ornamen seperti atap dan patung-patung gajah yang sudah lenyap. Oh, satu lagi yang saya suka dari Chiang Mai ini. Jikalau singgah ke kuil-kuil, jarang dipadati oleh rombongan turis yang datang berbondong-bondong dengan bis. Bukannya sepi, malah turis Caucasian maupun Asia terlihat wara-wiri di penjuru kota namun dengan jumlah yang masih manusiawi dibanding dengan Bangkok.

Kota yang tidak terlalu besar sehingga bisa dijeljahi 2-3 hari, apa-apa yang serba murah, banyak makanan enak, dan bebas polusi. Tujuan wisata yang ideal untuk sekedar lari dari aktivitas rutin saat long weekend. I woof Chiang Mai!

Wat Chedi Luang

Wat Chedi Luang

Other Asian

Other Asian

Chiang Mai yang resik & chic.

Chiang Mai yang resik & chic.

Abdul (abang-abang dulu) at Ta Phae Gate

Abdul (abang-abang dulu) at Ta Phae Gate

Santai-santai di Ta Phae

Santai-santai di Ta Phae

IMG_8952

Asian!

18 comments on “Don’t Tell My Mother… I Was in Chiang Mai

  1. dansapar
    May 21, 2013

    ya ampun itu ari kok panas2 make celana panjang, sih *eeaa *komen g penting *dikeplak ari :)))

    • Sy Azhari
      May 21, 2013

      Tuh ri, dengerin pakar Padu Padan Busana Pria.

  2. NengBiker (@nengbiker)
    May 21, 2013

    kotanya bersih buanget ya :O
    sungainya bersih buanget ya :O

    • Sy Azhari
      May 21, 2013

      Banget, gak nyangka sampai gang-gang kecil juga bersih. BTW, itu bukan sungai loh. Itu parit yang mengelilingi kota tuanya. Biarpun warnanya ijo lumut dan banyak yg jualan di pinggirannya, tapi gak ada sampah loh.

  3. Halim Santoso
    May 21, 2013

    Judulnya bikin ketawaaa….kaya judul FTV😀
    Naksir motif t-shirtnya…tapi betul kata Sapar, kok mas Ari nggak kepanasan pake celana jins siang hari yah? *ikutan digeplak mas Ari* :-p

    • buzzerbeezz
      May 21, 2013

      Aku gak biasa buka aurat soalnya mas.. Dengkulku terlalu berharga dilihat orang lain.. *ganti pake sarung* cc: Mas Sapar. :p

      • Halim Santoso
        May 21, 2013

        Ampyun mas Ari yg langsung keroso dikometari di sini hihihi…😀

      • Sy Azhari
        May 21, 2013

        Sabar ya semua. Nanti di tulisan berikutnya kita liat Ari buka-bukaan yah. Fufufufu

      • buzzerbeezz
        May 21, 2013

        Hahaha.. Aku kan stalker garis keras blognya kokoh.. Langsung tahu dong..😀

  4. nyonyasepatu
    May 21, 2013

    Mau tshirtnya dongggg

    • Sy Azhari
      May 21, 2013

      Kemarin ga ada yg buat cewek loh. Besoknya kita balik lagi beli yg lain. Abis enak dipake.

    • omnduut
      May 21, 2013

      Iya betul, gambarnya keren.
      Btw, Ari belum nulis nih catatan perjalanannya *lirik Ari. Maaf numpang nyampah ya Koh di mari hehe

      • Sy Azhari
        May 21, 2013

        Ga apa-apa,om. Marahin aja si Ari jarang ngeblog lagi.

  5. d'bolots
    May 22, 2013

    Itu colour blocking banget sik kostumnya … suka

    BTW kenpa pas di Tha Pae Gate gak ada yg jualan Thapai … *u think ???*

  6. Badai
    May 23, 2013

    sempet ke sunday market-nya kah? btw itu tshirt-nya keren euy!

    • Sy Azhari
      May 23, 2013

      Gak sempat karena sabtu pagi udah terbang ke Bangkok. Rezeki itu T-Shirt, soalnya pas lg ada ukurannya. Orang Thailand kurus2,euy.

  7. noerazhka
    May 28, 2013

    aaakkk .. saya ngefans sama yang pake baju kuning .. aaakkk ..

    *kemudian amnesia*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 21, 2013 by in Jalan-jalan, Thailand, travel and tagged , , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: