Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

The Amazing Race 24 : All-Stars

The Amazing Race 24 : All-Stars (pic from People.com)

The Amazing Race 24 : All-Stars (pic from People.com)

Untuk ketiga kalinya, acara kompetisi The Amazing Race (TAR) meluncurkan edisi All-Stars. Seperti kedua edisi sebelumnya, The Amazing Race 11 & 18, edisi kali ini menampilkan 11 tim dari edisi-edisi sebelumnya untuk berlomba keliling dunia memperebutkan hadiah utama US$ 1 Juta disamping hadiah-hadiah lain jika mereka finish pertama di setiap leg.

Reality-competition yang tayang sejak tahun 2000 ini telah memenangkan 9 dari 11 penghargaan Emmy Award untuk kategori Outstanding-Competition Program dari tahun 2003 hingga 2014. Hanya Top Chef dan The Voice yang pernah merebut dari acara yang dipandu Om Phil Keoghan ini. Jarak yang tidak terlalu jauh antara season 18 (All Stars-Unfinished Business) dengan season 24 disinyalir akibat turunnya rating akibat beberapa edisi terakhir yang dinilai kurang menarik *cough..season 22..cough..season 23* yang berakibat melayangnya Emmy Award ke acara The Voice.

Lantas apa yang berbeda dengan 2 edisi All-Stars sebelumnya dan tim-tim mana yang kembali berlaga di musim ke-24?. Cuss, kita tengok sekelak.

TEMA

2 edisi All-Stars sebelumnya mengangkat tema yang jelas. The Amazing Race 11 (2007) diberi subjudul All-Stars yang menghadirkan kembali 11 tim dari 10 musim sebelumnya. Walaupun ada beberapa tim yang meragukan seperti Team Kentucky (David & Mary, TAR 10), namun TAR 11 juga diisi dengan tim-tim yang sangat tangguh dan memorable. Sebut saja Rob & Amber, veteran reality-competition Survivor, yang mendominasi musim ke-7 walaupun akhirnya kalah oleh Uchenna & Joy yang juga diundang di TAR All-Stars 11. Kemudian ada 2 tim yang jadi public enemy di masing-masing musim yang mereka jalani, Team Guido (Bill & Joe) serta Beauty Queen (Dustin & Kandice). Tak hanya tim yang tangguh dan kompetitif, beberapa tim yang tangguh namun memiliki karakter jenaka seperti Charla & Mirna yang sepupuan maupun Oswald & Danny melengkapi formasi All-Stars.

Bisa diambil kesimpulan, tim produksi TAR 11 memerhatikan variasi karakter tiap tim yang berlaga kembali. Dari yang kompetitif, jenaka, culas, flying under the radar, sampai riding cottails juga ada sehingga menjadikan TAR 11 tak melulu menyajikan kompetisi yang bikin stres belaka. Sayangnya, tidak semua musim diwakili di musim ‘perang bintang’ pertama ini. Tim-tim dari The Amazing Race 4 dan 6 absen berlaga.

The Amazing Race 11 : All-Stars

Edisi kedua All-Stars mengambil jarak sekitar 4 tahun setelah edisi pertama. Berbeda dengan yang pertama, The Amazing Race 18 menghadirkan 11 tim front-runners dari season 12-17 (pasca TAR 11 : All-Stars) yang gagal menjadi juara karena kesalahan-kesalahan faktor eksternal dan internal sehingga diberi subjudul The Amazing Race 18 : Unfinished Business. Sebut saja kehilangan paspor, gagal menyelesaikan Roadblock di leg final setelah unggul jauh dari tim lain, atau dibuat nyasar oleh supir taksi. Kakak-adik Jen & Kisha yang membuat kesalahan paling fenomenal pun diundang kembali di TAR 18 : Unfinished Business. Bagi penggemar TAR, siapa yang lupa mereka dieliminasi karena Jen berhenti untuk pipis saat menuju pit-stop di Beijing dan tim di belakang mereka keburu menyusul.

Kesalahan TAR 18 adalah terlalu banyak mengambil tim dari TAR 14. 5 dari 11 tim yang berlaga di edisi Unfinished Business berasal dari TAR 14, dan 4 dari 5 tim tadi menjadi 4 tim pertama yang dieliminasi. Layaknya The Amazing Race All-Stars pertama, ada musim yang tidak diwakili oleh satu tim pun yakni musim ke-13. Padahal di musim itu ada pasangan ibu-anak Dallas & Tony yang kehilangan paspor saat final four.

The Amazing Race 18 : Unfinished Business

Begitu melihat pengumuman 11 tim yang bertanding di musim ke-24, saya ragu apakah ini jadi musim All-Stars atau Unfinished Business. Tidak adanya tim yang menjadi pemenang ditambah tim-tim mediocre namun punya sejarah eliminasi karena sebuah perkara yang ‘nyangkut’ membuat saya berpikir TAR 24 ini akan menjadi edisi Unfinished Business. Namun ada beberapa tim tanpa unfinished-business history dan memang kadung terkenal sebagai front-runner sehingga saya ragu. Pada akhirnya pertanyaan saya terjawab saat premier 2 minggu lalu dan musim ke-24 ini hanya diberi titel The Amazing Race All-Stars.

The Amazing Race 24 : All Stars (from CBSnews.com)

KONTESTAN

11 tim dari musim 18 hingga 23 diundang kembali, namun The Amazing Race 19 tidak diwakili sedangkan season 22 diwakili oleh 4 tim. Bahkan 3 tim kembali untuk ketiga kalinya, tidak seperti sisanya yang baru bertanding untuk kedua kali. Nah, tim mana yang jadi favorit kalian?

  • Jet and Cord, Brothers, original : Season 16 & 18 (Unfinished Business)

Saya kecewa karena ada 3 tim yang diundang untuk ketiga kalinya namun senang karena diantara 3 tadi terselip nama Jet dan Cord. Abang-adik yang lebih dikenal sebagai Cowboy karena profesi mereka sebagai pemain Rodeo kelas dunia ini hampir menang di musim pertama mereka dan tampil sangat baik di musim kedua mereka. Humble personality, komentar lucu yang selalu mereka lemparkan saat wawancara, dan ketangguhan serta ketenangan mereka menyelesaikan tantangan membuat saya simpatik dan berharap mereka menang di musim ketiga mereka.

Jet & Cord (pic from PBR.com)

  • Flight Time & Big Easy, Friends, original : Season 15 & 18 (Unfinished Business)

Didukung fisik yang prima karena profesi mereka sebagai atlit basket, keduanya tampil stabil di kedua musim yang mereka jalani. Kesalahan saat Final four di musim 15 ditebus dengan masuk Season Finale di musim 18. Sayangnya karakter mereka kurang saya sukai. Gemar menggerutu dan riding other teams’ coattail kerap dilakukan agar mereka bisa mencapai tujuannya.

Flight Time & Big Easy (pic from amazingracewikia.com)

  • Margie & Luke, Mother-Son, original : Season 14 & 18 (Unfinished Business)

Apa yang ada di pikiran tim produksi saat memanggil kembali Margie & Luke. Oke lah mereka tampil prima di musim ke-14 dengan menjadi runner-up. Tapi melihat penampilan buruk mereka sepanjang musim ke-18, terutama di Kolkatta, membuat saya kecewa mereka ikut serta lagi.

Margie & Luke (pic from Amazingracewikia.com)

  • Brandon & Rachel, Newlyweds, original : Season 20

BranChel adalah penjelmaan Rob & Amber dari edisi All-Stars sebelumnya. Jika Rob & Amber adalah alumni dari serial reality-competition Survivor, maka Brandon & Rachel berasal dari Big Brother. Survivor dan Big Brother sendiri adalah 2 reality-competition yang juga diproduksi oleh CBS, stasiun TV yang membuat The Amazing Race. Rachel yang memenangkan Big Brother 13 pun nasibnya mirip dengan Amber yang memenangkan Survivor All-Stars.

Tidak bisa dipungkiri Branchel adalah komoditi pertelevisian terutama reality-show. Karakter Rachel yang annoying dipandu Brandon yang penyabar menjadi kombinasi unik dan hiburan. Walaupun begitu, keduanya tampil baik di season ke-20 dan berhasil mencapai Season Finale.

Brandon & Rachel (pic from onlinebigbrother.com)

  • Natalie & Nadya, Twins, original : Season 21

Keras kepala, berisik, dan gigih. Begitulah gambaran kedua gadis kembar keturunan Srilanka ini. Cara mereka menjalani lomba yang penuh dengan berbalas teriakan terkadang menjadi bahan tertawaan tim lain atau mengintimidasi tim yang butuh ketenangan saat mencoba menyelesaikan tantangan. Walaupun begitu, mereka sangat gigih dalam berlomba sehingga hanya sekali terlempar dari Top 4 selama 11 babak yang mereka ikuti di musim perdana mereka.

Natalie & Nadya (pic from amazingracewikia.com)

  • Jessica & John, Engaged, original : Season 22

Seperti saat melihat Margie & Luke masuk di daftar ini, saya juga bingung kenapa pasangan ini diundang kembali oleh CBS. Keengganan John untuk tidak menggunakan Express Pass padahal mereka adalah tim terakhir di Bali adalah kesalahan fatal yang harus mereka emban dan membuat mereka dieliminasi. Mereka menjadi tim pertama dalam sejarah The Amazing Race yang dieliminasi padahal memegang Express Pass, elemen penting perlombaan yang berguna untuk melewati 1 tantangan.

Jessica and John (pic from amazingracewikia.com)

  • Dave & Connor, Father-Son, original : Season 22

Jika ada tim lain yang saya inginkan menjadi juara selain Cowboy, Dave & Connor adalah jawabannya. Yang pertama adalah masih belum ada tim orang tua-anak yang menjadi pemenang selama 23 musim. Faktor kedua adalah kegigihan mereka menjalani lomba di musim ke-22.

Dave mengalami cidera saat menuju pit-stop di episode ke-2 di Bora-Bora. Alih-alih mundur, mereka memilih melanjutkan untuk 2 babak selanjutnya. Tak hanya lanjut berlomba, mereka finish pertama di New Zealand dan Bali. Sayangnya, mereka memutuskan untuk mundur di Hanoi saat dokter menyatakan kaki Dave harus dioperasi.

Dave & Connor (pic from CBS.com)

  • Joey & Meghan, Friends & Youtube Sensation, original : Season 22

Joey & Meghan menjadi public enemy di season perdana mereka karena membentuk geng dengan Emak-emak pemain rollerblade, Mona & Beth, serta Jessica & John. Karakter mereka yang periang dan konyol mengingatkan saya akan Charla & Mirna atau Oswald & Danny di edisi All-Stars 7 tahun sebelumnya.

Joey & Meghan (pic from eonline.com)

  • Caroline & Jennifer, Friends & Country Singers, original : Season 22

Saya pernah meremehkan tim yang terdiri dari 2 penyanyi country berambut pirang saat musim ke-22 karena berada di peringkat-peringkat bawah selama 3 leg awal. Namun penampilan mereka sejak leg ke-4 hingga episode terakhir mereka sungguh kemajuan yang pesat hingga tidak pernah keluar dari 5 besar. Belum lagi kemampuan ‘flirting‘ bermodalkan fisik yang memungkinkan untuk itu.

Caroline & Jennifer (pic from CBS.com)

  • Leo & Jamal, Cousins, original : Season 23

Mereka menyebut diri mereka Afghanimal. Kedua sepupu berdarah Afganistan ini dikenal sangat tangguh di musim 23 dan sempat finish pertama sebanyak 2 kali. Akan tetapi karakter mereka yang sneaky membuat mereka kurang disukai tim lain dan menjadi target untuk dieliminasi.

Leo & Jamal (pic from amazingracewikia.com)

  • Mark & Mallory, Team Kentucky, original : season 20 (Mark), season 17 & 18 (Mallory)

Tim ini diisi oleh 2 orang yang berasal dari tim dan musim yang berbeda. Awalnya Mark akan bertanding dengan Bopper, pasangannya dari season 20. Berhubung alasan operasional kesehatan, Bopper harus ditarik dari perlombaan tepat saat semua tim berada di starting line dan digantikan oleh Mallory. Kesamaan daerah asal mungkin menjadi alasan kenapa Mallory yang dipilih.

Mallory sendiri sebenarnya cocok dimasukkan ke line-up All-Stars mengingat penampilannya bersama sang ayah, Gary, di The Amazing Race 18 – Unfinished Business sangat impresif. 3 kali finish di posisi pertama dan berlaga hingga Season Finale bukan hal yang main-main.

Ini bukan kali pertama ada tim All-Stars dibentuk dari 2 tim yg berbeda. Di musim ke-11, Eric dan Danielle berasal dari 2 tim yang berbeda di season 9 (Eric & Jeremy; Dani & Danielle). Saat musim ke-9, Eric dan Danielle PDKT dan selepas musim selesai berpacaran sehingga keduanya dipanggil sebagai perwakilan TAR 9.

Bopper and Mark (left); Gary & Mallory (right)

Bopper and Mark (left); Gary & Mallory (right)

Sungguh disayangkan The Amazing Race memilih beberapa tim yang tidak pantas disematkan gelar All-Stars. Padahal stok tim-tim dengan kualitas yang lebih baik dan faktor entertaining juga gak kalah menghibur dengan 11 tim di atas juga ada beberapa. Sebut saja Brook & Claire, runner-up dari season 17 dengan tragedi Watermelon-gate di Inggris. Kemuadian ada duo snowboarder Andy & Tommy mewakili season 19 yang nihil wakilnya.

Watermelon-gate (Leg 1, The Amazing Race 17)

RUTE

Tahun ini The Amazing Race sangat hati-hati sekali memberikan petunjuk negara mana saja yang akan mereka kunjungi. Tidak ada kabar adanya negara baru yang belum pernah dikunjungi. Hanya jumlah benua dan negara yang dikeluarkan oleh CBS.

Angka 4 negara dan 9 benua tanpa ada rincian tujuan pastinya menambah unsur deg-degan menontonnya. Memang ada sih bocoran dari turis-turis atau orang lokal yang tidak sengaja berpapasan dengan kontestan. Penampakan kontestan di Guangzhou (China), Sabah dan Kuala Lumpur (Malaysia), Kandy (Srilanka), Rome (Italia), dan Sevilla (Spanyol) ditambah garis Start & Finish di USA menjadikan total negara yang baru diketahui hanya berjumlah 6 dan jumlah benua hanya 3. 1 benua dan 3 negara lagi masih menjadi misteri. Apakah Amerika Latin atau Afrika?. (Mengingat Oceania pasti dilewati selepas rute Srilanka » Eropa).

Melihat 2 episode pertama, saya yakin The Amazing Race bisa kembali merebut penghargaan Emmy Award dari The Voice dan melengkapi pialanya menjadi 10. Formasi tim mungkin bukan yang paling ideal namun minimnya info rute dan spoiler juga menjadi faktor yang membuat saya ingin cepat sampai ke rumah dan duduk manis di depan televisi.

"The world is waiting for you.. good luck.. travel safe.. GO!!"

11 comments on “The Amazing Race 24 : All-Stars

  1. ibnuhabibi
    March 7, 2014

    Silakan sempatkan diri menonton The Newsroom, shall we?

  2. buzzerbeezz
    March 8, 2014

    Aku jagoin Dave and Connor!!

    • Sy Azhari
      March 11, 2014

      Aku juga selain Cowboy. Abisnya belum pernah ada pemenang orang tua-anak.

  3. cumilebay.com
    March 9, 2014

    Jed & Cord tadi nya gw pikir sepasang kekasih #salahFokus

    • Sy Azhari
      March 10, 2014

      Kalau pun iya, jangan coba-coba jadi orang ketiga ya mas!!

  4. ombolot
    March 10, 2014

    eerrghh … eehhmmm … uuuhhhmm … eeerrrr … 4 negara 9 benua iku piye ???

  5. omnduut
    March 11, 2014

    Tulisan yang keren banget ini Koh!😀 bingung mo komen yang mana jadinya.
    Secara garis besar setuju sama pendapatnya. Macam big easy yang dulu konyol banget di Praha. Marie and Luke yang terakhir di India rasanya nyerah gampang banget. Kalo Afghanimal aku suka sana kekonyolannya *jadi inget joget-joget di Bandung*

    Yeaay, tontonan seru!

    • Sy Azhari
      March 11, 2014

      Aku menyayangkan Margie & Luke dipanggil lagi. Masih ada tim lain dari season 19-23 yang bisa diajak ikutan All-Stars.

  6. mama miskah
    May 2, 2014

    harusnya andy and tommy yang dipanggil ya, dibanding marge and luke. atau pasangan polisi patroli yg jadi juara dua apa tiga season 20.

    • Ari Azhari
      May 4, 2014

      Setuju banget. Andy & Tommy punya fun personality & all-stars quality. Aku ndak suka ama Art & JJ. Mereka grumpy dan suka ngeluh ttg kontestan lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 7, 2014 by in Reality, TV Show and tagged , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: