Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Capsule by Container Hotel

Kata iklan kecap: “usia, memang gak bisa bohong“. Yang dulunya ‘bangga’ ngemper di bandara, kini gelisah kalau diantara waktu transit 8 jam tidak disisihkan jam tidur di atas kasur. Yang dulunya sanggup keliling bandara dan dari gelanggang ke gelanggang terminal ke terminal, sekarang cuma keliling tempat makan untuk ganjel perut dan toko obat buat cari obat pegal-pegal.

AK-395. Nomor penerbangan yang paling berjasa dalam kegiatan berjalan-jalan saya terutama untuk rute internasional. Jadwal keberangkatan pukul 9.30 malam dari Medan ke Kuala Lumpur membuat saya gak perlu mengorbankan jam kerja. Biasanya, saya akan melanjutkan penerbangan ke tujuan utama di pagi harinya. Tiba tengah malam di Kuala Lumpur dan berangkat lagi esok paginya rasanya sayang untuk menghabiskan Ringgit di full-service hotel. Semasa AirAsia masih di LCCT (yang berarti waktu saya berusia kepala 2 dulu), saya memilih ngemper dari Marrybrown, Starbucks, hingga Musholla. Namun sekarang di KLIA2, ada fasilitas untuk untuk kita yang ingin tidur-tidur ayam beberapa jam atau sekadar meluruskan badan di atas kasur menjelang petualangan berikutnya.

Front Officer

Front Officer

Container Hotel yang sebelumnya membuka budget hotel dengan konsep uniknya di downtown KL telah membuka hotel kapsul di KLIA2 yang diberi nama Capsule by Container Hotel. Terletak di lantai dasar Gateway, pusat perbelanjaan yang melekat pada terminal KLIA2. Container by Capsule Hotel memang bukan satu-satunya penginapan di area KLIA2. Tune Hotel telah terlebih dahulu buka beberapa ratus meter di depan KLIA2 dan Sama-Sama Express pun juga sudah beroperasi di transit area. Airport Lounge di lantai mezzanine Gateway pun tersedia.

Pertimbangan yang saya pilih kenapa singgah beberapa kali di hotel kapsul ini adalah jam check-in yang fleksibel. Karena menawarkan sarana menginap dalam bentuk paket 3, 6, dan 12 jam, Capsule by Container Hotel membuka jam check-in dan check-out yang ditentukan oleh tamu. Jadwal mendarat menjelang tengah malam, membuat saya memilih paket 6 jam dengan waktu masuk jam 1 dini hari dan keluar jam 7 pagi.

Setiap tamu yang check-in akan diberi kunci loker, kartu akses, dan handuk di dalam sebuah tas (pssst, tasnya boleh dibawa pulang loh).  Sebuah loker yang berukuran cukup besar terdapat di belakang front office area. Di bawah lokernya tersedia sandal-sandal berwarna coklat yang bisa digunakan selama kita menginap. Entah kenapa, kali kedua saya menginap kok ya sandalnya udah berkurang banyak. Kapsul tidur untuk cewek dan cowok dipisah oleh pintu elektronik yang dioperasikan dengan kunci akses. Demikian pula kamar mandi umum yg lokasinya terdapat di masing-masing area cowok dan cewek. Karena lokasinya yang tak jauh dari lobby bus, tamu bisa meminjam earplug di lobby.

Di dalam kapsul yang terbuat dari kontainer bekas, terdapat 1 unit telepon untuk wake-up call, colokan universal-plug, gantungan baju, dan sebuah laci tanpa gembok di samping kasur. Tirai yang semi-transparan bisa ditarik untuk menutup kapsul kita. Walaupun dalam kondisi tertutup, segala tindak-tanduk di dalam kapsul dapat terlihat terutama dalam kondisi lampu kapsul menyala. Jadi jangan sampai malu-maluin diri sendiri dengan berbuat yang ga senonoh ya :p

IMG_0400

The Capsule

IMG_2815

Interior bernuansa minimalis-industrial yang lagi happening mewarnai hotel. Penggunaan unsur kayu dan besi yang ‘telanjang’ bikin suasananya jadi mirip di pabrik atau pelabuhan. Dinding-dindingnya dihiasi oleh kerat minuman berwarna-warni. Di sisi yang menghadap jalan raya, terdapat kursi-kursi yang terbuat dari balok kayu menghadap deretan bus ke berbagai tujuan di Malaysia.

Masalah akses, di sekitar Capsule by Container Hotel ini banyak kok beberapa tempat makan dan ada minimarket pula. Males jalan ke minimarket? di Capsule Bar yg letaknya di front office tersedia kok aneka minuman ringan. Di seberang hotel pun tersedia musholla, jadi buat teman-teman yang beragama Islam gak terlalu sulit untuk menunaikan kewajibannya. *pake peci*

CAPSULE BY CONTAINER HOTEL
Lot L1 – 2  and 3, Gateway, Terminal Klia2
 http://www.capsulecontainer.com/
RM 45 for 3 hours
RM 70 for 6 hours
RM 90 for 12 hours.
Capsule Experience

Capsule Experience

IMG_0390

USS Enterprise?

Public Bathroom

Public Bathroom

Capsule by Container Hotel

Capsule by Container Hotel

26 comments on “Capsule by Container Hotel

  1. nyonyasepatu
    February 18, 2015

    bener banget, aku juga ngerasa umur itu gak pernah boong haha

    • neng fey
      February 18, 2015

      ama buntut juga non, skrg ada buntut, kudu minimal ber AC hahaha

    • Ari Azhari
      February 20, 2015

      Tosss.. ada kawan. Udah males yang macem2 kalo traveling.

  2. Dita
    February 18, 2015

    aaaahhh baguuuus kaaaaakkk, jadi pengen nyobaaaa *rebut tas-nya*😛
    oooh yang di downtown KL juga ada tohh

    • Ari Azhari
      February 20, 2015

      Di downtown hotel ada namanya Container Hotel, kak. Ada Chatime di dalam hotelnya.

  3. Feº A
    February 19, 2015

    KLIA 2 itu yang paling baru kan ya? Udah lama ga transit2 KL sih. Pengen juga sih lain kali nyoba tidur disitu. Nanti Oktober mau nyoba Capsule hotel yg di Tokyo …

    • Ari Azhari
      February 19, 2015

      Iya, Mbak. Yg gantinya LCCT. Aku sering transit krn penerbangan internasional dari Medan cuma ada Malaysia, Singapore, Thailand, & Srilanka aja.

  4. cumilebay.com
    February 19, 2015

    Umur mmg ngak bisa boong yaaaa, mmg umur brp kak ??? hahaha
    Eh mesum di kapsul gitu kayak nya seru yaaa, bikin deg2an dan takut kepentok kalo banyak gaya hahaha

    • Ari Azhari
      February 19, 2015

      Umur aku?. Hmmm..tahun kemarin masih kepala 2, mas. Kalo mesum di kapsul, nanti yg lain pada ngumpul. Pengin ikutan barangkali.

  5. Matius Teguh Nugroho
    February 22, 2015

    Wih, tenkyu buat informasinya, Koh. Kebetulan kemarin ada pembaca yang konsul dia bakal sampai di KL tengah malam. This will be useful.

    Selain Capsule, yg bisa paket setengah hari itu apa lagi?
    *eh ini bukan tulisan advertorial kan?* :p

    • Ari Azhari
      February 22, 2015

      Ada sih lounge di lantai 2M di Getaway. Tapi harganya lebih mahal dari Capsule. Kalo di Capsule usahakan booking biar dapet tempat ya. Aku pernah go-show & liat yg go-show susah dapet.

  6. noerazhka
    April 12, 2015

    lucuk ih! kapan2 nyobain ah. jangan lupa bawa kerai sendiri, biar ga keliatan dari luar kalo mo ngapa2in. hahahaha..😀

    • Ari Azhari
      May 15, 2015

      Bawa sarung aja trus tempel ke kerainya. Eh, tapi kan cowok ama cewek pisah sih kawasannya. Jadi risiko macem-macem minim.

  7. fanny fristhika nila
    April 25, 2015

    wah bgs jg ternyata dalamnya… pas transit lumayan lama di KLIA2 desember lalu, aku ma temen bolak balik ngelewatin nih hotel.. sempet pensaran, tp hrgnya lumayan jg utk numpang bobo doang😀 Jadinya cuma foto2 depannya ;p

    • Ari Azhari
      May 15, 2015

      Emang lumayan sih harganya, Mbak. Tapi daripada waktu sampai ke tempat tujuan udah keburu kecapekan karena transit lama (terlebih di usiaku sekarang…hahaha).

  8. Aini Maryani
    May 17, 2015

    Bermanfaat sekali review -nya.. Kebetulan awal July nanti saya mau transit di KLIA 2 sekitar 9 jam.. Anyway.. Disetiap kapsul -nya apakah ada AC ?? Kemudian harga yang dicantum diatas itu harga kapsul utk 1 orang yah..??

    Terima kasih sebelumnya..

    • Ari Azhari
      May 17, 2015

      Makasih banyak, mbak. ACnya sentral di sana dan harganya memang sesuai kapasitas kapsulnya, 1 orang.

  9. susi
    August 3, 2015

    Jika booking utk 1 0rg tp msk nya 2 org bs ga ya? Ketauan gak?

    • Ari Azhari
      August 3, 2015

      Ga bakal muat juga, mbak. Waktu check-in kan dihitung.

  10. reza
    August 24, 2015

    gan,, nanya donk.. hitungan 6 jam tersebut hanya waktu untuk tidurnya saja atau termasuk waktu untuk mandi atau leyeh2 di dalam hotel tersebut?
    terus misalnya ketiduran, kena charge tambahan atau tamu hotelnya di bangunkan oleh staff hotel??

    • Ari Azhari
      August 31, 2015

      6 jam itu dihitung dari waktu check-in hingga check-out, mas. Sampai sekarang belum pernah kebablasan sih, jadi gak tau gimana kondisi kalau overstayed. Di kapsulnya disediakan reminder kok buat wake-up call.

  11. fabianbudiseputro
    February 14, 2016

    saya akan nyampe di KLIA2 jam 18 kemudian besoknya berangkat ke phnompehn jam 6 pagi tapi tiket saya bukan connecting, apakah saya harus declare imigrasi dulu atau tidak ya?

    • Ari Azhari
      February 15, 2016

      Kalau mau menginap di sini harus tetap declare Imigrasi, mas.

      • fabianbudiseputro
        February 15, 2016

        mbak ari thx for the reply..
        mbak kalo di daerah deket Klia atau sekitaran sepang yg nggak terlalu jauh dan bs dpt transport murah buat ke airport, hotel apa ya..thx before

      • Ari Azhari
        February 15, 2016

        Mas Ari here, Mas Fabian. Tune Hotel ada juga kok di KLIA2. Tinggal jalan kaki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 18, 2015 by in Airport, Hostel, Jalan-jalan, Malaysia, REVIEW, travel and tagged , , , , .

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: