Eat│Play│Repeat

Here, There, and Everywhere

Bunc@Radius Little India

Installation

Installation

Memilih hostel di Singapura bagi saya gampang gampang susah. Terkadang sudah cocok lokasi, sudah cocok harga…adanya dorm isi belasan orang. Ada yang udah cocok lokasi, harga, dan kapasitas dorm di bawah 8 orang…tempatnya sempit dan kamar mandi terbatas. Banyak maunya, ya? iya.

Tidak masalah jika lokasi hostel tidak dekat dengan stasiun MRT, karena ada aplikasi GoThere.SG. Dengan aplikasi tadi kita bisa berkeliling Singapura tanpa tergantung dengan MRT. Bukankah pemandangan dari bis lebih enak dinikmati daripada terowongan hitam, kan?. Jadilah faktor fasilitas hostel dan kelegaan dibandingkan dengan harga menjadi faktor utama memilih sebuah hostel.

Setelah menginap di beberapa hostel di Singapura seperti River City Inn, Pillow and Toast, Shophouse, dan 5-footway Inn Chinatown 2, bisa saya bilang Bunc Radius @ Little India yang paling saya nikmati untuk diinapi. Kenapa? ini dia jawabnya :

Entrance

Entrance

Lobby Area

Lobby Area

Area lobby yang menyambut tamu berwarna netral putih, hitam, dan abu-abu memberi kesan lega. Sofa dan kursi berterbaran untuk bersantai maupun beristirahat sebelum jam check-in tiba. Beneran sofa di lobby Bunc ini kurang ajar nyamannya. Gak siang ataupun malam pasti ada aja yang rebahan di sana menghabiskan waktu sembari membaca ataupun sekedar membunuh waktu. Cocok banget buat yang berjiwa potato couch.

ROOM

Bunc@Radius Little India menawarkan alternatif menginap dari dorm berisi 6, 8, 12, hingga 16 ranjang. Bahkan di sini juga tersedia private room buat yang kurang bisa terima menginap dengan orang yang asing. Buat yang gak demen rame-rame bisa pilih 6-bed dorm, atau yang hobi bersosialisasi bisa pilih 12-bed atau 16-bed dorm.

Tiap kamar dilengkapi dengan loker yang jumlahnya sesuai dengan jumlah ranjang. Di ranjangnya sendiri bahkan disediakan rak untuk meletakkan barang-barang yang tidak terlalu penting disimpan di loker. 2 bantal, colokan listrik, dan lampu baca tersedia di tiap-tiap ranjang layaknya standar hostel. Kamar yang didominasi warna hitam & putih membuat kamar terkesan lega dan minimalis. Seperti bagian lain di Bunc, lantai di kamar pun ditutupi karpet.

Sebagai pelengkap dari kamar tidur, kamar mandi di Bunc bisa dibilang sangat luas sekitar 4×4 m. Kamar mandi pria dan wanita dipisah. Di kamar mandi lantai saya menginap terdapat 2 buah toilet dan 2 buah shower room ditambah wastafel panjang dan meja tempat 2 buah hair dryer.

6-bed dorm

6-bed dorm & baggage locker

Bed

Bed

IMG_0796

Ledge for personal item

Bathroom Area

Bathroom Area

FACILITIES

Gak pelit fasilitas. Itu yang bikin saya jatuh cinta dengan hostel ini. 6 perangkat komputer yang tersambung ke internet terdapat di lobby untuk dipergunakan sesuka hati. Kursi pijat di depan front office bisa dipergunakan mulai dari SG$ 2 untuk 8 menit pemakaian. Lumayan mengobati pegal setelah keliling Singapura seharian atau pegal karena emang udah renta *pijat2 betis sendiri*.

Di lantai 3 area rooftop, terdapat area laundry dan dapur yang bisa dipergunakan kapan saja. Di dapur sendiri terdapat lemari pendingin untuk menyimpan makanan para penghuni hostel. Karena makanan dan minuman dilarang di area dorm, semua bisa dimasukkan ke kulkas tapi jangan lupa diberi tag biar ga diambil penghuni lain. Seperti area lain hostel, dapur juga didominasi warna putih dengan kitchenware berwarna hitam dan perak yang memberi kesan modern.

#TeamMac

#TeamMac

#TeamDell

#TeamDell

Massage Chair for a fee

Massage Chair for a fee

Kitchen & Laundry Room

Kitchen & Laundry Room

Kitchen

Kitchen

BREAKFAST

Layaknya hostel lain yg sebelumnya saya singgahi, di Bunc disediakan roti tawar untuk sarapan pagi. Yang rada beda sih jenis selainya yang variannya lebih banyak dari biasa. Pada umumnya hostel menyediakan peanut butter, butter, pineapple jam, dan Nutella. Tapi di Bunc tersedia hampir 10 varian untuk menemani roti untuk sarapan kita. Selain roti tawar, disediakan juga sereal honey star dan choco crunch sebagai alternatif. Susu, kopi, dan teh juga disediakan gratis.

Sarapan pagi disediakan di Long Table sisi timur lobby ditemani 2 buah televisi dan dikelilingi gantungan-gantungan hiasan artistik di dinding hostel.

Breakfast Area

Breakfast Area

Breakfast Area

Breakfast Area

Breakfast

Breakfast

Cereal for Breakfast

Cereal for Breakfast

THE DECK

Bagian terbaik dari hostel ini adalah rooftop area. 1 hal yang sering dilupakan pengelola hostel adalah space. Well, kita tahu sih kalau harga lahan di Singapura tergolong astronomical price (merujuk ke game SimCity) sehingga beberapa hostel seringkali enggan menyediakan ruangan yang cukup luas untuk bersantai di luar dorm.

Tak demikian dengan Bunc, mereka berhasil menyulap area rooftop menjadi 2 ruangan untuk bersosialisasi maupun occasional party. Bahkan salah satu bagiannya disulap menjadi dapur dan laundry area. Tak cuma diisi dengan kursi dan bea bag, di sekitar atap bangunan hostel pun dihijaukan dengan tanaman-tanaman yang tumbuh di pinggiran balkon memberi kesan hijau dan adem. Saya pun jadi betah berada di area ini dari pagi selepas sarapan hingga sebelum check-out untuk kembali ke Indonesia.

The Deck

The Deck

The Deck

The Deck

The Deck

The Deck

The Deck

The Deck

Sedikit kekurangan dari Bunc@Radius di Little India adalah lokasinya yang berada lebih dari 1 km dari stasiun MRT terdekat. Bunc berada 1 Km dari stasiun MRT Little India (NE/Purple Line) dan 1.5 Km dari Bugis Station (EW/Green Line). Tapi seperti yang saya bilang tadi, itu gak jadi masalah karena letaknya gak jauh dari Jalan Besar dimana terdapat beberapa halte bis seperti Bus Stop 07529 (Before Sim Lim Tower) atau Bus Stop 07589 (Opp Rochor Center).

Kekurangan lain, yang bisa dibilang faktor eksternal, sedang ada pembangunan MRT Downtown Line (Downtown Line) di Jalan Besar tepat di ujung Upper Weld Road atau di sebelah Bunc@Radius Hostel sehingga untuk berjalan ke Jalan Besar harus memutar ke Dickson Road.

Overall, Bunc@Radius at Little India bisa jadi alternatif tempat menginap yang nyaman biarpun sekelas hostel.. Selain fasilitas yang tergolong lengkap, Bunc@Radius menyediakan apa yang saya cari dari sebuah hostel : space yang lega sehingga kita gak harus berimpitan dengan tamu lain di semua bagian hostel. Menginap di hostel, bukan berarti mengorbankan ruang untuk beraktivitas, kan?

photo

5-footway area

5-footway area

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

#archives

#categories

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 268 other followers

Follow Eat│Play│Repeat on WordPress.com
%d bloggers like this: